Minggu, 28 Maret 2021

OMBAK (OBROLAN MALAM PAK BAPAK)



 Ep. 1

Ini cerita tentang pak bapak yang nongkrong sambil ngopi dan ada juga yang ngerokok,

bahasannya udah ga lagi tentang pasangan (Cw) istilahna ketika kita pada kumpul sebelum nikah, udah bukan lagi bahas putus sambung, 

tapi ini bahas tentang uncensored live sebagai pak bapak, 

sharing berbagi bukan untuk menjelekkan satu sama lain, tapi bagaimana dari perputaran diskusi ini bisa memberikan masukan atau saran tentang bagaimana menjalani hidup sebagai seorang pak bapak.

gw udah izin sama mereka untuk cerita ini bisa di sampaikan di blog gw. 

Kenapa harus di tulis di blog, 

jawaban nya barang kali kita bisa mengisnpirasi atau dari cerita kami bisa untuk berbagi ke yang lain


Disini ada gw, Adit Chombro, Uki dan Ikhsan

Keempat bapak2 ini akan mencoba menawarkan tentang cara hidup sebagai seorang lelaki sejati..

Rabu, 24 Maret 2021

Kesepian

 Ya, aku pernah

Meski didalam keramaian

Meski sudah tidak sendiri lagi

Meski sedang didalam kesibukan



Mengacu pada Peplau dan Palman (1982), kesepian dapat didefinisikan melalui 3 pendekatan :

    1. Kebutuhan akan keintiman

    2. Proses kognitif yang berkaitan dengan persepsi seseorang mengenai  hubungan sosial nya

    3. Social inforcement , mengartikan kesepian sebagai keadaan yang diakibatkan oleh perasaan tidak            puas karena tidak terpenuhinya kebutuhan seseorang akan hubungan sosial yang menurut standart            nya.


Apakah kesepian adalah sebuah hak seseorang?


Selasa, 23 Maret 2021

Kias

tentang bagaimana menjadi diri sendiri
bukan tentang bagaimana menjadi orang lain

perbandingan, perlombaan dan pencitraan 
seolah menjadi beberapa bumbu kehidupan saat ini

cerah atau gelap
bukan cerita  yang harus diceritakan

pembanding menjadi adil ketika keduanya bisa sama
tidak seperti berlari yang berubah berjalan

dalam pikiran seolah imajinasi ada
jelaskan sesuai dengan kata

membangkang atau menurut
bukanlah pilihan tapi keinginan

logika bergerak bagai siasat yang terarah
tak ada suatu jika tidak berproses

sulit,sukar dan sungkan mendidik suka
kasih, memberi dan gratis tidak mendidik suka

semua nya kembali ke nyata
tergantung bagaimana otak mu membuat dirimu




Ainan 13
24-03-21
1:42 PM

Senin, 22 Maret 2021

Saiqa Hanin Hanania

 


Bismillah Sholehah nya Papag.....

Saiqa Hanin Hanania

Lahir dalam kondisi yang sehat, bugar dan uy3x(lucu)

Lovable banget

Melengkapi kehdupan papag sama mamah Aj..

Bikin mau cepet pulang kerumah (biasanya futsal dll lama)

Menjadikan mata kuliah S2 Berkeluarga 13sks

Buat pagi hari menjadi cerah (karena klo lagi bangun kalo ga nangis ya doi tersenyum)

Pelukan skin to skin yang papag suka (tapi ya ini klo masih bayi ya)

Alhamdulillah kamu mirip sama papag..jadi sering ngaca gitu..

Sampai saat nulis ini, alhamdulillah papag udah berani mandiin Saiqa, sabar ya mamAJ maaf kalo papag belum bisa bantu banyak..

Jangan cepat besar dulu, izinkan papag membimbing mu untuk taat pada ALLAH SWT dan orang tua.

Papag ga mau banyak janji ke Saiqa, papag akan berusaha melakukan yang terbaik untuk Saiqa, semampu papag apabila suatu saat papag ga mampu, ga usah sedih karena ada Allah SWT.

31 Tahun ini gw harus dapat kerja yang lebih baik

 Yup,

sesuai dengan judul ini adalah fokus doa kerja dan harap di usia gw yang 31,

Loh kenapa baru sekarang?

Telat memang?

ga juga, 

sesuai dengan rumus ekonomi mengenai basic ekonomi (gajian), Pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran.

Bener atau engga nya ga bisa jadi tolak ukur atau toleransi dasar dalam menilainya. Ada efek pandemi covid 19 yang sudah 1 tahun lebih yang belum kemana-mana masih ada di Jakarta. Sudah ada vaksin yang menjadi suatu harapan besar untuk mencapai heard immunity, namun tetap dalam proses nya membutuhkan waktu serta tidak menolak untuk tetap melakukan 3M.

Seakan akan menjadi hal lumrah dalam kegiatan ekonomi di Indonesia khususnya. Berbagai stimulus diberikan oleh pemerintah untuk membantu rakyat yang terdampak. Positif memang tapi masih perlu ditambahkan dan harus menyeluruh kepada rakyat yang membutuhkan. Namun di masa pandemi ini kata "orang yang membutuhkan" menjadi hambar, dikarenakan untuk kondisi saat ini Rp. 1 pun dibutuhkan oleh semua orang tidak menilai mau dia kaya atau miskin. 

Ini unik, diskusi bersama istri dalam perjalanan pulang, ga kan semua berdampak bang, yang kaya mah tetap kaya, yang terdampak ya terdampak. Disitu gw sempet ngigo, ah masa iya, tapi kenyataanya di awal pandemi tahun 2020 orang kaya justru menyimpan sebanyak2nya uang nya di bank, bukan membelanjakannya dalam rangka meningkatkan kondisi ekonomi Indonesia. Jauh dari peniliaian itu banyak orang terdampak menjadi tidak mendapat pekerjaan bahkan di phk atau tidak dilanjutkan kontraknya. 

Contohnya tempat saya kerja di bimbel jakarta barat, tutup akhirnya bahkan sempat tidak membayar sisa gaji dari para guru dan karyawan nya. Ini nyata bahwa pandemi memberikan dampak instan di dunia pendidikan. Bimbel ini memang bergerak di rentan usia SMA dan target lulus UN serta SNMPTN. Keaadaan tidak adanaya UN serta adanya PJJ membuat para orang tua yang mau membimbelkan anaknya menjadi ragu dan akhirnya resign dan meminta uang kembali. Rugi memang, namun ini adanya. Hutang dimana2 menjadikan bimbel ini bangkrut....

Pelajaran tidak berhenti disitu, ada harapan ada cahaya serta ada keinginan. Pandemi ini memaksa kita untuk beradaptasi ekstra dalam rangka BERTAHAN Hidup. Beda Jakarta, beda Bandung ataupun Bogor, Jakarta cukup ketat dalam penerapan 3m, masalah tracing PCR, dan juga perawatan pasien covid 19 yang positif. Beda dengan Bali, kondisi perekenomian yang mati, sejak adanya pandemi. Bali sangat mengandalkan wisatawan asing dalam rangka menggerakan roda ekonomi nya. 

Saudara saya yang bekerja di Bali pun dirumahkan. Bahkan ada kalimat yang saya ingat sampai nulis ini yaitu apabila hanya mengandalkan wisatawan lokal tidak bisa menutupi okupansi yang ada. 


Jika memang ini menjadi seleksi alam, maka janga menyerah. Kupu kupu biston bertularia di London ketika revolusi industri dengan banyak nya asap kabut hitam menyebebabkan beberapa kupu kupu berwarna cerah di mangsa, namun yang gelap tetap bertahan dan berusaha terus untuk bisa Hidup.

Hidup itu penting kenapa? karena udah dikasih gratis oleh ALLAH SWT untuk bisa bernafas dll. Tapi masa iya kita mau nyerah..Jadi biarlah kejadian hari ini kita terima dengan baik, nah bagaimana kita untuk bisa menerima mensyukuri serta tidak berdiam diri. Lanjutkanlah hidup, karena semampunya kita belum tentu semampunya sang khalik yang menciptakan kita. Banyak doorprize yang tidak disangka sangka, bahkan seharusnya kita menysukurinya,


31 ini kenapa harus lebih baik, karena sudah ada buah hati solehah. Ingin lebih baik untuk apa? untuk bertahan hidup agar bisa tetap sehat. Kenapa sehat saja? karena kunci untuk bisa bertahan dikondisi hari ini adalah Sehat.


doa yang sama untuk kalian semua.semoga tulisan ini bermanfaat 

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...