Senin, 19 Juni 2017

Day 22


Ada hikmah dalam kebersamaan
Ada nikmat dalam bingkai silaturahmi
Ada cinta dalam dekapan ukhuwah


Bukber rasa baru, karena beberapa yang sudah beristri, bahkan tepat di hari ini salah satu anak PEkA (Aditya Wardhana ak Chombro) melahirkan anak laki laki pertamanya. Kumpulnya udah bukan lagi bawa masalah cinta, tapi udah bawa istrinya. Selagi beberapa singleres berjuang dalam ungkap rezeki. Namun ada urai tawa bahagia saling mensyukuri akan nikmat yang Allah SWT kasih tanpa henti. Melihat setiap saudara seiman, berarti melihat cerminan diri. Pepatah asing pernah bilang seseorang bisa dilihat bagaimana kah teman sepergaulannya. Ini sudut pandang cukup potensial apabila dilihat makna nya. Makna yang  terkandung dari pertemanan adalah persatuan. Saling asuh saling rasa, penuh hormat tenggang rasa.

Ditemani lontong, beberapa gorengan, biskuit selamat, cokelat wafer TOP, buah semangkan, melon serta es buah dan juga tidak lupa nasi beserta gulai ayam kampung. Nikmat benar makanan yang disuguhkan di rumah Toriq Hidayatullah. Sekaligus syukuran bahwa beliau di terima kerja di salah satu BUMN yang ada di Jakarta. Diantara kami memang hanya beliau yang semangat betul dalam mencari pekerjaan dengan status PNS atau BUMN. Alhamdulillah beliau berhasil berkat kerja kerasnya. Semoga nanti ada yang ikut juga.Amin...

So, inilah nikmat nya punya teman. Maka bertemanlah kalian karena secara kasar yang namanya teman mau kita "bego" in atau kita berantem itu tidak akan lama. Karena teman adalah orang yang mengerti kebodohan dan keburukan kita. Apabila ada teman yang hanya ingin mengambil keuntungan saja, itu namanya bukan Teman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...