Senin, 29 Agustus 2016

Hari ini dapat belajar penting banget ketika kalian menikmati apa yang kalian kerjakan.


Sebenarnya melek pas lagi dapat training Biosafety Cabinet di PRVKP Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Gila ini sih namanya bukan learning by doing, but doing by learning. Ini sih kalimat pertama yang saya coba sampaikan ke Kepala Lab saya, dia dengan gampang nya menjawab “Mas juga gitu kok, sama”.
Tidak  pandang bulu bahwa peserta yang datang pada pelatihan ini kurang lebih dihadiri oleh 60 orang yang pesertanya tersebar se Indonesia. Ada yang dari Univ Syah Kuala Aceh, Univ Sumatera Utara medan, IPB, Bandung, dan beberapa kampus swasta sampai beberapa perusahan yang bergerak dibidang Biologi terapan dan klinis juga hadir dalam acara ini. Menurut panitia ini merupakan pelatihan yang ke 16 di PRVKP. Kata panitia nya pelatihan ini sudah dilaknsanakan selama 8 tahun. Mungkin luar biasa megahnya pelatihan ini sesuai dengan beberapa peserta harapkan. Dengan rincian biaya tiket masuk untuk acara dilangsungkan selama 4 hari dari tanggal 23- 27 Agustus 2016 yakni S1 (Rp. 100.000,-), S2 (Rp.300.000,-) dan S3/Umum (Rp. 500.000,-). Menurut saya yang agak perhitungan masalah uang ini cukup garansi banget acara karena biayanya 500 men. Mudah mudahan saja

Acara pun berlangsung selama 4 hari dan saya sungguh menikmati dengan penuh rasa syukur akhirnya diberi kesempatan untuk bisa mengikuti pelatihan ini. Asal tahu saja saya menjadi urutan terakhir dari Tim Cellsafe yang ikut pelatihan ini,, maklum lah paling bungsu disini dan ga punya power apaapa. Tapi tak apalah yang menting bisa menyerap ilmu sebanyak banyaknya dalam acara ini meskipun saya tergolong pasif dalam diskusi,karena lebih senang mendengar pengalaman orang lain di setiap instansi yang berbeda.
Materi yang didaptkan cukup banyak nih,,,yakni :
a.       GLP Biosafety Training
b.      Klasifikasi Mikroorganisme
c.       Kultur Sel
d.      PCR dan DNA Rekombinan
e.      Risk Assesment
f.        Biosafety Cabinet Level
g.       Serologi dan Aspek Biosafety nya
h.      Transport Bahan Infeksius
i.         Hewan Uji
j.        SOP
k.       Alur Pembuangan Limbah Lab
l.         Dekontaminasi
m.    Aerosol
n.      General Safety
o.      Keamanan Bahan Kimia
p.      PPE

Ada beberapa hal kritikal ketika saya mendengar presentasi yang disampaikan oleh beberapa pembicara, yakni terkadang teori tidak sesuai dengan kanyataanya. Namun apabila dikendalikan dengan baik mungkin akan sesuai dengan teorinya. Satu lagi baru kali ini saya melihat ada seorang pembicara sedang presentasi dan badannya menyenderkan ke dinding begitu kurang menghargai audience menurut pengalaman saya. Selanjutnya, makanan yang alhamdulillah kenyang, namun perlu dikritisi karena tidak sesuai dengan harga yang dibayarkan oleh para peserta umum. Sebaliknya penyajian materi yang empuk dan tidak terkesan menggurui membuat dinamisasi dalam diskusi ini menjadi hidup.

Selama 3 hari materi disajikan sesuai apa adanya dengan run down karena beberapa pembicara yang tidak sesuai dengan jadwalnya, seperti kurang persiapan. Namun alasanya jelas sih karena tim mereka tidak hanya menjadi pembicara di satu tempat ini. Huft,, luar biasa mereka..yang jadi pembicara Doktor S3, dokter hewan, para Biomed dan beberapa S.Si.

Salah satu peserta terbaik yakni dari UDAYANA Bali , dimana bapak staf lab Mikrobiologi UDAYANA ini sangat kritis ketika mengajukan pertanyaan kepada para pembicara.

Nanti kita lanjutkan lagi, insyaallah akan ada beberapa foto hasil Seminar Kemarin....

Wait ya,,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...