Terdegradasi nafsu ingin mencoba ayam hot KFC,,, diskusilah dengan ibunda untuk bisa makan ayam tersebut, Saya membelinya sendiri di salah satu KFC yang ada di salah satu pom Bensin Shell, Di malam itu tepat pada malam dimana jam kerja para pekerja di KFC sudah mau tutup yakni sekitar pukul 22.00 WIB. Saya menjadi orang yang berada pada antrian kedua, didepan saya tepat ada 2 orang ibu ibu dengan mata agak sipit. Kedua ibu ini memilih menu makanannya dengan seksama sambil menunjuk apa yang diinginkan serta disampaikan langsung ke petugas KFC yang sedang on duty. Alih alih sabar, ada seorang ibu yang memang sedang memesan makanan tersebut terlihat tidak sabar dengan pesanan yang dia pesan belum juga selesai. Saya kira kata sabar cukup bisa menenangkan ibu ini. Sampai tepat disebelahnya ada bapak bapak kurus botak memegan nampan, dia dengan tenang mencoba menetralkan kondisi kedua orang ibu ini. Ibu ini membandingkan pelayanan KFC dengan MCD, dia bilang MCD tidak terlalu lama dalam proses order makannya sampai ke penyajian. Sang bapak kepala botak ini ternyata seorang manager KFC cabang ini kembali mencoba menenangkan namun kali ini ada nada tegas dingin mengmhampar sang ibu. Beliau berkata kalau di kami semua yang kami sajikan langsung goreng tidak ready stock, Jadi kita benar benar mengerjakan prosesnya sendiri tanpa stock. Sang ibu cina itu tetap dengan muka nyolot. Saya mencoba untuk menoleh kedepan ingin meyakinkan seperti apa sih wujud fisik muka ibu ini. Ternyata ya biasa saja, tidak tua dan tidak muda, namun perhiasan mentereng menyambar dilengan dan 2 jarinya. Saya menggaris bawahi dengan asumsi egosenstris bahwa ibu ini orang kaya yang egois dan ingin selalu buru buru dalam menghadapi setiap problem dalam hidupnya. Setelah pesanan selesai tidak ada senyum dari ibu itu, Padahal sang manager dan petugas KFC yang mengenakan peci hitam mencoba untuk terus senyum agar ibu itu tetap bisa mendapatkan pelayanan terbaik.
Akhirnya giliran saya memesan KFC HOT,,,,sudah terbayang hot nya seperti apa menjadi santapan sahur nan nikmat.
Saya diminta untuk menunggu 20 menit, karena saya ingin sekali bagian dada mentok tercinta bisa saya bawa pulang. Sambil menunggu saya memesan 1 minuman KFC Goceng..,meski harganya gak goceng juga.
Disela menunggu saya coba mengobrol dengan petugas KFC yang mengenakan peci hitam itu, Mas, kerja seperti ini memang harus ekstra sabar ya dengan menghadapi orang yang berbeda beda dengan banyak keinginan.
iya mas betul,,kata petugas yang mengenakan peci hitam,,
Mungkin ibu ibu tadi orang kaya jadi dia bersikap seperti itu mas,saya mencoba menambahkan,,,,
Tapi keren, mereka tetap sabar...
Demi kerjaan halal, THR mungkin menanti mereka, tapi sikap para pelanggan yang tidak sadar kalo mereka berada di posisi terbalik, Menelan kalimat mereka sendiri sambil berusaha tersenyum menanam rasa pahit di hatinya karenan mereka merasa kaya akan harta mereka (Sombong)
so,,,
belajar terus dari orang yang berbeda....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar