Rabu, 28 April 2021

Day 15 (Sepuluh Amaliyah Ramadan) (Part 2)

 Mari kita lanjutkan tentang sepuluh amaliyah ramadan. 

Amaliyah Keenam, Ith'aamul Ifthor atau Memberi Buka Puasa

        Jangan diremehkan memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa, baik langsung maupun lewat masjid atau perkantoran. Walau hanya sebutir kurma, seteguk air, makanan, minuman, dan lainnya. Sebab, nilai dan pahalanya sama seperti orang yang berpuasa yang kita beri berbuka tersebut. 

        Di negara-negara Timur Tengah, tradisi memberi buka puasa sangat kental. Hampir hampir setiap rumah membuka pintu selebar-lebarnya bagi para kerabat, tetangga, sahabat dan musafir untuk turut serta berbuka bersama dengan mereka. Tradisi memberi berbuka ini akan menguatkan cinta kasih di antara umat islam.


Amaliyah Ketujuh, I'tikaf 10 hari akhir Ramadan. 

        Inilah amalan sunnah muakadah yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW semasa hidupnya. bahkan di tahun di mana beliau meninggal, beliau beri'tikaf 20 hari akhir ramadan. Beliau membangunkan istri-istrinya dan kerabatnya untuk menghidupkan malam-malam mulia dan mahal ini.

        "Adalah Rasulullah SAW jika masuk pada sepuluh hari akhir Ramadan, beliau mengencangkan sarungnya lebih giat beribadah, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya." (H.R Bukhari)


Amaliyah Kedelapann, Taharri Lailatal Qadri atau Memburu Malam Lailatul Qadar.

        Usia rata rata umat Nabi Muhammad SAW adalah 60 tahun, jika lebih, itu kira kira bonus dari Allah SWT. Namun usia yang relatif pendek itu bisa menyamai nilai usia umat-umat terdahulu yang bilangan umur mereka ratusan bahkan ribuan tahun.

        Bagaimana caranya? Ya, dengan cara memburu lailatul qadar, sebab orang yang meraih lailatul qadar dalam kondisi beribadah kepada Allah SWT, berarti ia telah berbuat kebaikan sepanjang 1000 bulan atau 83 tahun 3 bulan penuh. Jika kita meraih lailatul qadar  sekali, dua kali, tiga kali, dan seterusnya, maka nilai usia dan ibadah kita bisa menyamai umat-umat terdahulu. 

Rasulullah SWT, bersabda :

" Sesungguhnya bulan ini telah dihadirkan kepada kalian, dan di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang dari kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang dari kebaikan. Dan orang yang terhalang (tidak mendapatkan kebaikannya sama sekali)". (HR. Ibnu Majah, AL Albani mengganggap hadis ini Hasan)

"Burulah oleh kalian malam lailaitul qadar itu dibilangan ganjil di sepuluh malam akhir Ramadan." (HR.Bukhari)


Amaliyah Kesembilan, Umroh

        Melaksanakan ibadah umroh di bulan Suci Ramadan, terutama 10 akhir Ramadan. Sebab melaksnakan umroh di bulan suci ini seperti melaksanakan ibadah haji atau ibadah haji bersama Rasulullah SWT. Rasulullah SWT bersabda :

"Umrah di bulan Ramadan sebanding dengan haji. Dalam riwayat yang lain: "Sebanding haji bersamaku." (HR. Imam Muslim)


Amaliyah Kesepuluh, Menunaikan ZISWAF 

        Yaitu mengeluarkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf. Rasulillah SWT bersabda :

"Zakat fitrah menjadi pencuci bagi orang yang shaum dari perkara yang tidak ada gunanya, dari perkara yang jorok sekaligus untuk memberi makan bagi kaum miskin. Barangsiapa menunaikannya sebelum shalat idul fitri, maka zakatnya diterima, sebagai zakat fitrah yang wajib. Dan barangsiapa yang menunaikannnya setelah shalat Iedul Fitri, maka itu bagian dari sedekah biasa." (HR. Al-Baihaqi, Al- Albani mensahihkan.)

        ZISWAF adalah merupakan ibadah maaliyah ijtimaiyyah, ibadah yang terkait dengan harta yang berdampak pada manfaat sosial, menumbuhkan cinta kasih antara aghniya dan fuqara bahkan mensejahterakan masyarakat. 

        Mengeluarkan ZISWAF tidak hanya bulan suci Ramadan, kecuali zakat fitrah yang memang harus dikeluarkan sebelum salat idul fitri, sedangkan zakat-zakat yang lain, sedekah dan juga infaq dilakukan kapan saja dan dimana saja. Namun karena bulan ramadan menjanjikan kebaikan berlipat, biasanya kesempatan ini tidak disia-siakan umat muslim untuk mengeluarkan ZISWAF.

        Akan lebih efektif dan berdampak luas, jika ZISWAF disalurkan lewat Lembaga Amil Zakat yang mengelola dana-dana umat secara rutin. 

        Sepuluh amaliyah ibadah yang khusus di bulan suci ramadan ini akan bisa kita laksnakan dengan gembira dan optimal jika laksanakan bersama-sama dengan anggota keluarga. Saling memotivasi antara anggota keluarga. Saling membantu sesama anggota keluarga. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...