Minggu, 26 Maret 2023

 Hari Ke Dua 

" Mental Daun Talas"


Ada yang pernah mendengar produk dengan iming-iming memiliki efek daun talas? 

Ya, memang ada beberapa produk terutama untuk kecantikan kendaraan roda empat agar kinclong atau ketika kena air, air akan kabur dengan segera. Itulah efek daun talas. Jika dilihat dari luas area permukaan lapisan epidermis daun talas memang cukup luas, selain itu juga daun memliki lapisan lilin yang membuat air akan segera jatuh ketika tersiram atau kejatuhan air (Hujan). Efek ini memiliki daya tahan yang cukup lama, bahkan membutuhkan perawatan yang cukup ekstra untuk menjaga konsistensi dari produk yang digunakan di kendaraan roda empat ini. 

Lalu apakah hubungannya dengan mental?

Mental menurut saya adalah suatu program default yang dimiliki setiap orang dalam menghadapi sesuatu. Sesuatu yang entah itu baik ataupun buruk. Ketahanan mental seseorang bisa dilihat dari gerak geriknya menghadapi sesuatu. Mental ini bukan gift, tapi tempaan, bentukan dari pengalaman yang buruk maupun baik. Pembelajaran terus menerus membuat mental menjadi terus terasah untuk bisa menjadi lebih kuat. Mental tidak bisa dibeli, mental juga tidak bisa diberi.


Bagaimana dengan mental daun talas?

ini yang saya sebut sebagai tempaan yang memiliki efek dua sisi. Bisa jadi seseorang memiliki mental kuat dan tahan banting atau seseorang memiliki mental lemah dan terkikis. Keduanya berlainan pihak sama halnya seperti kita memilih sesuatu dari dua sisi berbeda. Mental daun talas bukan lah pemberian sesorang, tapi orang tersebut akan ada pada level tersebut ketika sudah mengalami berbagai hal dalam hidupnya secara turun naik emosional atau makian bahkan hal-hal yang kecewa. Mental daun talas bisa dimiliki semua orang asalkan orang tersebut mampu mengontrol emosinya, memahami lawan bicaranya, dan cari peluang untuk balas atau memberikan argumen rasional agar lawan bicara yang sedang emosi atau bahkan tidak dapat mengontrol dirinya bisa dengan perlahan kita masuk memberikan penjelasan dari hal -hal yang tidak komunikatif. 


Caranya bagaimana?

Puasa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...