Rabu, 21 Juni 2017

Day 27

Ketika pamit menjadi satu alasan untuk kembali ke kampung halaman, maka Bulan Ramadhan diibaratkan proses management yang berkelanjutan.
Sesuai dengan Surat Al Baqarah 183 : bahwa ada input > proses > output.
Bagaimana maksudnya ?

Inputnya adalah kita sebagai orang yang mengaku beriman sudah sepatutnya menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan beserta dengan ibadah ibadah sunnah,zakat dan amalan baik lainnya. Proses disini maksudnya adalah dilakukannya selama 1 bulan penuh menjadikan suatu proses pembelajaran yang kaya akan pahala. Output yakni dijadikanlah kita orang yang bertakwa seperti orang orang sebelum kamu, yang sepemahan saya kita bisa menambah kualitas ibadah kita pasca ramadhan.

Seusai itu pula, pimpinan Bin Roh RSCM, Asy Syifa dan Departemen Orthopaedi FK UI selaku pelaksana (panitia) Semarak Ramadhan memohon maaf yang sebesar besarnya apabila sampai saat ini masih banyak sekali kekurangan dalam pengaplikasian kepada para Jamaah.

Maka atas dasar inilah mari kita terus mensyukuri apa saja nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita. Jika ada suatu masalah coba ingat kembali bagaimana kita memulai komitmen tersebut. Teringat kajian yang disampaikan Ust Hanan Attaki bahwa kita tak boleh membandingkan istri (Saya sih belum) dengan istri Rasul. Pertama adalah karena wanita perfeksionis di dunia ini ada 4 yakni Ibunda Rasul, Siti Khadijah, Siti Aisyah, dan istri Firaun. Apabila membandingkan istri dengan mereka ber empat jelas tidak adil. Karena setiap manusia memiliki kekurangan bahkan kita harus membiasakan memupuk kebaikan yang telah diberikan oleh istri (begitu kata nya).

Selanjutnya, malam suntuk kemarin ditemani diskusi dengan sahabat Amirullah. Ada 1 kalimat dimana kita sepakat bahwa rezeki yang kita dapat itu bernilai baik dan manfaat yakni sejak kita berani membagikan rezeki yang kita punya untuk kebahagiaan orang lain. Karena disitulah titik barokah atau tidaknya rezeki kita.

Selain itu evaluasi besar pada diri saya yakni harus terus belajar untuk berani menjalani kehidupan meskipun gambaran kemungkinan serta ancer ancer yang dikhawatirkan sudah diketahui, tapi namanya manusia hanya bisa menulis dengan pena di kertas kosong, Allah SWT lah yang memiliki penghapusnya. Allah lah yang nanti akan meng acc atau tuidak keinginan yang kita tulis.

Maka bersegeralah beristighfar.
Karena tidak banyak orang yang mau menerima kekurangan kita.
Apabila ada orang yang hanya mau dengan kelebihan kita, sudah barang tentu itu bukan orang yang accepted buat kita.
Maka teruslah berevaluasi diri dan minta masukan sahabat terdekat untuk kebaikan diri kita.
Karena seseorang terus merasa benar dan baik pada diri sendiri, maka haram baginya untuk bisa memperbaiki diri.
Buku itu dibaca bukan ditaruh begitu saja, begitu pula hidup bukan hanya melihat dan acuh begitu saja.
Buku harus jadikan sumber acuan untuk dibuka tiap lembarnya, memberikan suatu informasi tiap untai kalimatnya.
Maka jadilah pembaca buku agar tahu tentang isi dunia. Karena kata sabahab Umar Bin Khattab kita harus menggenggam dunia, bukan dunia menggenggam kita.

Selamat mudik bagi yang mudik hari ini,,,,

Untuk kalian kawan maupun lawan....

Selasa, 20 Juni 2017

Day 26


Sebaik-baiknya seseorang yang hidup di bumi ini adalah yang bermanfaat. Agak tipis memang kata bermanfaat dengan menguntungkan. Karena kedua kata ini memiliki makna positif yang tupoksi nya jelas membahagiakan orang lain.
Materi hari ini disampaikan oleh Ust Apud Kusaeri M.Pd, beliau menyampaikan beberapa hal yang di sampaikan pada kesempatan ini. Penekanan disini adalah dimanapun kita bekerja cobalah bermanfaat untuk orang lain, insyaallah. Terkait kondisi diri bisa dinilai bermanfaat atau tidaknya, yakni ketika dia datang ada suasana beda, ketika ditunggu sangat ditunggu sekali harapan beliau untuk hadir. Saking bermanfaatnya beliau.
Ilustrasi sederhana misal ketika kita kedatangan ketua,pemimpin, atasan, bahkan gubernur atau presiden kita pasti benar-benar mempersiapkan semua halnya dengan total. Tapi terkadang kita tidak adil menyambut ramadhan, apalagi sudah memasuki 10 malam hari terakhir. Habluminannas lebih penting dibanding Hablumminallah. Seharunya ada titik seimbang antara keduanya. Maka kebermanfaatan orang yang ditunggu ini menjadi satu keadaan baik sehingga bisa merubah suatu keadaan menjadi lebih baik.
Ada salah satu kisah perawat yang ada di daerah Kalimantan. Posisi nya di pulau kecil dipinggir bawah kaki pulau. Bahkan ketika harus menyebarangi lautan untuk mengobati serta merawat orang yang sedang sakit tersebut. Bahkan dijuluki dokter Apung. Uniknya ibu ini tidak hanya memberikan rujukan kepada sang pasien, beliau betul betul mengantar sang pasien sampai ke rumah sakit rujukan. Alasan sederhananya karna harus jelas, banyak pasien yang tidak sampai ke rumah sakit rujukan ini karena tidak tahu alamat bahkan selama perjalanan masih dalam kondisi sakit. Bayangkan perjalanan yang cukup jauh dari satu tempat ke titik tersebut untuk sampai rujukan.
Disini, ada hikmah. Yakni kebaikan yang manfaat akan menghasilkan limpahan kebaikan yang juga manfaat. Selain ada batin puas bahagia ketika bisa menolong orang lain serta sang orang yang ditolong oleh Allah SWT melalui perantara dokter/perawat tersebut.
Maka, jadilah orang manfaat.

Insyaallah

Day 25



Ini satu kritikan untuk WC Pria di Central Park (CP) Jakarta Barat dikarenakan washing untuk membersihkan kotoran itu tidak ada, sehingga sang pengguna wc tidak bisa dengan baik membersihkan kotoran hajatnya, walau ada kertas tissu tapi tidak akan bersih karena orang muslim harus melaksanakan salat jadi harus betul betul ada air mengalir.

Terimakasih

Senin, 19 Juni 2017

Day 24

Day 24
Dalam hal ini ada informasi menarik dimana ada 3 i yang sangat penting kita terapkan dalam kehidupan kita. Bahkan bisa aja sih dibuat 5 i tapi di wajibkan untuk menerapkan 3 i dulu.

i yang pertama adalah : islam
i yang kedua adalah : iman
i yang ketiga adalah : ihsan

Muncul pertanyaan kenapa harus islam dulu baru iman?
Jawabannya adalah karena dengan berislam maka keimanan pun akan semakin terbentuk. Apabila iman didahulukan namun islam nya di urutan kedua, mau beriman kepada siapa>?
Betul memang ketika sahabat Umar Bin Khattab mendahulukan Iman dulu baru Islam, beliau berislam ketika mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran yakni surat Taha. Beliau mengucapkan 2 kalimat syahadat langsung berhadapan di depan Rasulullah SAW. Beliau beriman dulu baru memeluk agama Islam. Namun ini case  yang berbeda karena Umar adalah sahabat rasul yang dijamin masuk Syurga oleh Allah SWT.
Jadi setelah ber Islam, maka beriman lah. Karena yang membedakan antara islam yang satu dengan yang lainnya adalah tingkat keimanannya. Iman menjadi satuan tolak ukur dalam beribadah kepada Allah SWT. Ini menjadi satu kesatuan utuh yang menjadikan manusia bisa lebih menikmati keislaman nya, yakni dengan meningkatkan keimanannya.
Ihsan disini berarti ikhlas. Ikhlas dalam beribadah juga menjadi acuan bagaimana kita bisa menikmati sebagai seorang yang beragama islam. Setiap ibadah tidak selalu diingatkan apa dan bagaimana, akan tetapi ikhlas itu tanpa syarat serta tanpa harap.

Maka, marilah kita belajar untuk mengamalkan 3 i, jangan i phone saja yang pake i, tapi diri kita juga mari terapkan 3 i...


Keep Semangat Kawan maupun Lawan....

Day 23


 10 malam terakhir yang semakin ramai dalam tuntutan mudik lebaran.

tidak banyak yang saya cermati dalam malam ini, karena cukup tua yang ceramah jadi konsentrasi saya agak terpecah serta pola ceramah yang bernotasi klasik tanpa rima tanpa semangat membakar para listener nya. 

Day 22


Ada hikmah dalam kebersamaan
Ada nikmat dalam bingkai silaturahmi
Ada cinta dalam dekapan ukhuwah


Bukber rasa baru, karena beberapa yang sudah beristri, bahkan tepat di hari ini salah satu anak PEkA (Aditya Wardhana ak Chombro) melahirkan anak laki laki pertamanya. Kumpulnya udah bukan lagi bawa masalah cinta, tapi udah bawa istrinya. Selagi beberapa singleres berjuang dalam ungkap rezeki. Namun ada urai tawa bahagia saling mensyukuri akan nikmat yang Allah SWT kasih tanpa henti. Melihat setiap saudara seiman, berarti melihat cerminan diri. Pepatah asing pernah bilang seseorang bisa dilihat bagaimana kah teman sepergaulannya. Ini sudut pandang cukup potensial apabila dilihat makna nya. Makna yang  terkandung dari pertemanan adalah persatuan. Saling asuh saling rasa, penuh hormat tenggang rasa.

Ditemani lontong, beberapa gorengan, biskuit selamat, cokelat wafer TOP, buah semangkan, melon serta es buah dan juga tidak lupa nasi beserta gulai ayam kampung. Nikmat benar makanan yang disuguhkan di rumah Toriq Hidayatullah. Sekaligus syukuran bahwa beliau di terima kerja di salah satu BUMN yang ada di Jakarta. Diantara kami memang hanya beliau yang semangat betul dalam mencari pekerjaan dengan status PNS atau BUMN. Alhamdulillah beliau berhasil berkat kerja kerasnya. Semoga nanti ada yang ikut juga.Amin...

So, inilah nikmat nya punya teman. Maka bertemanlah kalian karena secara kasar yang namanya teman mau kita "bego" in atau kita berantem itu tidak akan lama. Karena teman adalah orang yang mengerti kebodohan dan keburukan kita. Apabila ada teman yang hanya ingin mengambil keuntungan saja, itu namanya bukan Teman.


Day 21


Syukur secara lisan terhadap limpahan rahmat dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT.
Nikmat yang didapatkan oleh satu orang dengan orang lain pasti berbeda, jangan iri, tapi yakinlah bahwa setiap nikmat yang kita dapatkan itu adalah nikmat terbaik yang kita dapatkan.

Mari saling mengingatkan tentang keutaman 10 hari /10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Realita serta fenomena masyarakat yang berlaku dari tahun ke tahun selalu dilihat yakni begitu memasuki 10 malam terakhir dibulan ramadhan maka semangat dan konsestrasi kita untuk beribadah mengisi ramadhan baik siang dan malam itu mulai berkurang. Bisa dilihat di siang hari, nuansa ramadhan di awal bulan sangat terlihat, tapi mendekati lebaran (paruh terakhir) kita melihat nuansa ramadhan itu menghilang sudah seperti biasa lagi. Rutinitas orang makan pada siang hari, pekerja-pekerja yang mulai berani membatalkan puasa. Malam nya pun seperti itu bukan lagi meramaikan masjid, tadarus  Al Quran.
Hampir semua tempat fenomena ini tidak bisa dipungkiri.  Marilah saling mengingatkan tentang keutaman 10 malam terakhir ini. Ramadhan belum selesai, puasa pun belum selesai. Karena 10 malam ini yang utama. Kalau malam malam biasa Rasulullah jarang datang ke mesjid namun di 10 malam terakhir Rasulullah SAW mengisi masjid di malam hari. Day 21
Syukur secara lisan terhadap limpahan rahmat dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT.
Nikmat yang didapatkan oleh satu orang dengan orang lain pasti berbeda, jangan iri, tapi yakinlah bahwa setiap nikmat yang kita dapatkan itu adalah nikmat terbaik yang kita dapatkan.

Mari saling mengingatkan tentang keutaman 10 hari /10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Realita serta fenomena masyarakat yang berlaku dari tahun ke tahun selalu dilihat yakni begitu memasuki 10 malam terakhir dibulan ramadhan maka semangat dan konsestrasi kita untuk beribadah mengisi ramadhan baik siang dan malam itu mulai berkurang. Bisa dilihat di siang hari, nuansa ramadhan di awal bulan sangat terlihat, tapi mendekati lebaran (paruh terakhir) kita melihat nuansa ramadhan itu menghilang sudah seperti biasa lagi. Rutinitas orang makan pada siang hari, pekerja-pekerja yang mulai berani membatalkan puasa. Malam nya pun seperti itu bukan lagi meramaikan masjid, tadarus  Al Quran.
Hampir semua tempat fenomena ini tidak bisa dipungkiri.  Marilah saling mengingatkan tentang keutaman 10 malam terakhir ini. Ramadhan belum selesai, puasa pun belum selesai. Karena 10 malam ini yang utama. Kalau malam malam biasa Rasulullah jarang datang ke mesjid namun di 10 malam terakhir Rasulullah SAW mengisi masjid di malam hari.
10 malam terakhir Rasulullah SAW mengencangkan ikat pinggannya. Nabi juga setiap malam mengajak keluarganya untuk itikaf di masjid. Beliau fokus beribadah kepada Allah SWT, meninggalkan keluarganya ketika beritikaf.

Bersungguh - sungguh dalam beribadah adalah suatu kesiapan dalam melakukan kegiatan ibadah terbaik untuk dilaksanakan pada bulan Ramadhan



Day 20


Harakah islam selepas bulan Ramadhan.
Ada pertanyaan sederhana mengapa banyaknya jamaah haji Indonesia sampai berjuta juta orang namun tidak ada efek dakwah nya di lingkungan masyarakat?


Bulan ramadhan sebagai bulan pembelajaran agar nantinya di bulan bulan selanjutnya bisa diterapkan di lingkungan masyarakat. 

Day 19


Ada bincang tentang kehidupan diatas meja pantry ditemani lontong, gorengan serta mie rebus indomie yang expire date. 
Yup bersama 3 orang beda generasi, yang satu 27 tahun, yang kedua 32 tahun, yang ketiga 40 tahun. 
Unik memang, saling bercerita menceritakan kondisi, namun ada banyak hikmah patut dipelajari disetiap cerita.
Dulu gw pernah mikir kenapa orang tua itu suka bercerita ya karna memang massanya. Massa dimana kata yang disebut pengalalam sudah tidak terbendung serta dilingkupi oleh aplikasi kegiatan yang sudah berkurang, maka yah berceritalah mereka.


Masing masing orang memiliki tanggung jawab dalam keluarganya baik yang sudah berkeluarga atau masih tinggal dengan orang tuanya. Seorang anak hanya bisa berusaha membahagiakan orang tuanya, tidak kenal waktu. Bakti sesungguhnya memberikan arti yang tidak dinilai dari harta tapi kebahagian yang tidak ternilai sulit untuk diungkap. Pastinya seimbang antara dunia dan akhirat. 

Day 18


Akhirnya gw bisa denger gaya ceramah seorang habib.
belum bisa gw ceritain,, karna cuma punya 1 referensi..........


Gomen

Minggu, 18 Juni 2017

Day 17

Hari ini alhamdulillah mendengarkan kajian yang dibawakan oleh K,H Arifin Ilham di Masjid Asy Syifa RSCM.

Tema yang diangkat mengenai Nuzulul Quran,
Diingatkanlah oleh sang ustad untuk membiasakan mengamalkan Ayat Qursi setelah salat Wajib. Karena hal ini juga dilakukan oleh Rasululloh SAW. Fungsi selanjutnya agar kita juga dimudahkan dalam melakukan hal, intinya adalah di jauhkan dari Syaitan,

Arah kajian lebih memahami makna bersyukur karena kita memiliki Al Quran.
Di RSCM ini juga Ust Arifin Ilham baru mendapatkan cucu pertama dari salah satu anaknya adalah Alvin. Lahir di hari Jumat bulan Ramadhan di RSCM pula. Beberapa dokter juga disebut namanya oleh sang Ustad, titik temunya lebih kearah bagaimana peran serta pahala seorang dokter yang betul betul ikhlas untuk menolong pasiennya.

Beliau mencontohkan seorang dokter yang membantu beliau untuk sehat ketika sakit di rawat RSCM. Lalu Ust berdakwah, maka pahala sehat untuk berdakwahnya pun akan mengalir kepada sang dokter yang membantu menyembuhkan penyakitnya tentunya dengan Izin Allah SWT.

Praktik mengamalkan Al Quran harus seimbang dengan teori yang ada di dalam nya.
Perbaikilah salat kita, apalagi untuk seorang pria terkait dengan salat shubuh berjamaah di masjid.
Malas adalah penyakit akut yang ada pada setiap pria yang malas salat  shubuh berjamaah di masjid. Begadang nonton bola, meeting dan nongkrong berjam jam kita kuat. Tapi hanya untuk beribada kepada Allah SWT suka tidak adil kita.

Ada apa dengan kita ?
Kita ini sakit jiwanya,

Maka sehatlah dengan memebaca Al Quran, dekatlah dengan Al Quran,,,
Bacalah Al Quran dan terjemahannya ( Ust Arifin Ilham)




Senin, 12 Juni 2017

Day 16

Informasi shubuh disampaikan oleh imam salat shubuh yang muda. Alhamdulillah baik dalam membacakan lantunan bacaan salatnya.


Beliau menyampaikan membandingkan antara Islam di Indonesia dengan Islam di Australia.
Jangan pernah kita memarahi orang aneh yang masuk mesjid dan bertanya tentang agama Allah SWT.

Sepenggal kisah, di Australia ada perempuan dengan baju tidak menutupi  auratnya. Datang ke dalam masjid, karena pada saat itu sedang salat, perempuan itu menunggu di masjid. Bayangkan jika di Indonesia biasanya diusir karena merasa risih dan tidak menghormati masjid. Namun ternyata seorang perempuan ini ingin mengenal Islam lebih dalam. Perlahan tapi pasti, sang perempuan ini pun akhirnya memeluk agama Islam.

Setitik keburukan dalam fase transformasi perubahan merupakan nilai pasti untuk suatu kebaikan.

Day 15

Hikmah hari ini engak sederhana.

Kalo masih ingat ramadhan yang lalu emosi saya terpancing ketika ribut dengan satpam di salah satun Bank BTPN di Bandung. Ternyata Allah menguji saya lagi, tapi emosi saya masih bisa menghajar sabar saya.


Begini ceritanya, ketika waktu buka bersama Biologi angkatan 2008 (kelas), kami menetapkan tempat bukber di Comic Cafe (Tebet Utara) Jakarta. Tempat ini dipilih berdasarkan musyawarah di grup WA. Mempertimbangkan beberapa hal seperti asap rokok, ada yang sedang hamil, bahkan ada yang membawa anak. Comic cafe sendiri dipilih diurutan terakhir karena beberapa tempat sebelumnya dipilih ketika coba di booking, ternyata penuh semua. Ya dipilih lah comic cafe. Alhamdulillah.

Saya berangkat dari Jakarta Barat sekitar pukul 17.00 karena melihat info di WA grup belum ada yang sampai. Anak-anak biologi ini unik, mereka membagi menjadi 3 clan. Clan Bekasi, Clan Depok dan Clan Tanggerang. Tapi siapa sangka ternyata clan Bekasi bisa sampai duluan. Terus Clan Jakarta kemana? santai donk jalannya menikmati kemacetan. Ada yang bawa mobil sampai saat buka pun belum sampai karena terjebak macet. KRL pada lancar, Transjakarta juga terjebak macet. Saya sih setia dengan my Vixioblack.

Sepanjang perjalanan saya pribadi agak sanksi, banyak banget kendaraan di sabtu ini. Untungnnya hanya sekitar Bunderan Slipi dan Semanggi. Tapi ketia sampai daerah dekat Tebet. Saya melihat para mahasiswa entah kampus apa membagikan takjil. Terbesit harapan bakal mendapat takjil tersebut, namun apa daya cuma lewat aja. Huft.

Sampai lah saya tepat di Comic Cafe pukul 17.30 WIB. Juru parkir muda meminta Vixioblack tidak di kunci stang. Oke saya nurutin. Acara pun berlangsung, saya tidak mengkritisi bagaimana kinerja dari Comic Cafe, alhamdulillah pada bawa air putih karena pas beduk belum ada minuman sama sekali. Syukurnya bisa mebatalkan dengan air putih, kita masih bisa salat Magrib berjamaah terlebih dahulu sebelum makan. Acara bukber berlangsung sekitar 1-2  jam, namun saya izin pulang duluan.

Ternyata disini saya di uji emosinya, dengan posisi maskeran. Ketika saya mengeluarkan motor ada juru parkir tua (seorang bapak2). Saya sudah menyiapkan uang 2 ribu rupiah, saya kasih kan ketika memundurkan motor. Kemudian bapak itu bilang 5 ribu dek!, saya bilang kok mahal banget pak! bapaknya terlebih dulu nyulut emosi saya dengan nada agak ngeselin dikit, "Saya bilang motor gede jangan masuk, berat dorong-dorongnya" (padahal vixioblack gak termasuk moge). Terus respon sederhana saya bertanya, kalo mobil memangnya kena berapa pak? 5 ribu jawabnya. Disitu saya terpancing langsung mengambil uang 2 ribu dalam genggaman bapaknya dengan sedikit kasar. Lalu bapaknya bilang "Dek! Jangan marah marah saya sudah bapak-bapak!". Disini saya langsung istigfar, ya Allah saya marah nih sama bapak nya. Meskipun saya sulit mengontrol momen emosi ini dengan baik managemen emosinya masih berantakan. Lalu saya keluarkan uang 50 ribu karena tidak ada 5 ribuan. Juru parkir bapak itu ketemu sama teman nya juru parkir lain( ini juru parkir yang menyuruh masuk motor saya), saya melihat gerak gerik bapak juru parkir itu ngobrol sama juru parkir muda. Saya sudah berfikir wah bakal berantem nih gw.... Lalu akhirnya dikembalikan uang kembalian saya. 40 ribu dengan sisa 5 ribu yang masih digenggam. Saya bilang mugkin terdengar masih dengan nada tinggi udah pak 5 ribu nya buat bapak saja. Bapaknya bilang saya gak mau, saya juga bilang saya juga ga mau pak. Ini buat bapak, saya bilang dengan sedikit agak tenang, pak saya tadi udah marah sama bapak, saya juga jarang sekali kesini, udah ini buat bapak aja ambil, Assalammualaikum dan saya melaju vixio black ke arah jalan. Mendengar sih sedikit bapaknya jawab salam saya. Syukur...

Dimana sih hikmahnya, ada statement saya sudah bapak bapak. In case saya anak Yatim dan ga punya ayah lagi. Kedua, saya ga mau karena cuma gara gara uang 5 ribu rezeki saya terhambat. Saya ingat beberapa tahun lalu kita anak PEkA juga sempat ribut dengan preman di Monas gara gara uang parkiran. Ketiga, saya gak ngebayangin kalo akhirnya berantem gara gara masalah parkir.

Memang sih disini saya mencium ketidak adilan, namun saya mencoba cepat sadar. Bersyukur sekali ketemu bapak ini, mengalikan 2 x dari jumlah yang dibayar itu dilakukan bukan untuk sombong, tapi punya tujuan memberi suatu alasan maaf agar diterima. Mungkin rejeki bapaknya markir itu bukan buat dirinya sendiri (Husnudzon) ada anak dan keluarga yang harus dinafkahi. Sedangkan diri saya, percaya ketika diniatkan baik, pasti Allah akan mengembalikannya dengan lebih baik. Semoga selau diberi kesehatan bapak (orang tua) juru parkir Comic Cafe.


Alhamdulillah

Minggu, 11 Juni 2017

Day 14

Apabila engkau ditanya maka jawablah sesuai yang kamu tahu, jangan melebihkan atau menguranginya, apabila engkau tidak tahu jawaban apa yang ditanya sebaiknya diam karena khawatir salah dalam menjawab.

Itulah kenapa sekarang di Youtube para yutubers melakukan sesi Q&A (tanya jawab). Ternyata berlaku loh di kultum Shubuh. Tanya jawab, maksudnya gimana kang? jadi dari rumah para jamaah sudah menulis pertanyaan di secarik kertas. Kemudian kertas tersebut diberikan kepada Imam atau pemberi kultum. Setiap pertanyaan akan dibacakan secara jelas, begitu pula jawaban nya pun harus jelas. Disini bukan berarti menjadi 1 pintu informasi tapi memberikan dampak diskusi yang efektif dalam hal kebaikan, terlebih di bulan ramadhan ini so pasti bermanfaat.

Kebetulan, pertanyaan pada hari ini erat kaitannya dengan bid ah. Apa itu bid ah? bid ah itu mengadakan sesuatu ibadah yang tidak ada aturannya (berlebihan melakukan ibadah). Porsi utama diskusi ini ke arah Perayaan/Peringatan Isra Miraj. Ada beberapa hal menarik, mengapa redaksi kata dalam setiap kalimat menentukan kualitas penulis tersebut. Jika disimak lebih cermat, ada slahs (/) terlihat disini. Yakni antara Perayaan dan Peringatan. Perayaan yang memiliki arti umum merayakan, berarti ada euforia didalamnya. Namun, kata Peringatan memiliki arti umum yakni memperingati, mengingat, dengan mengingat berarti ada tanda syukur didalamnya.

Pertanyaannya adalah Bid ah atau tidak ? Perayaan/Peringatan Isra Miraj. Di jawab oleh KH. Hanafie Tamam yakni apabila perayaan Isra Miraj tidak boleh (anjurkan). Sedangkan Peringatan Isra Miraj, boleh karena tidak merayakan namun memperingatinya. Letak korelasi setiap kata beriringan memiliki arti yang beda. Namun penekanan kalimat Peringatan, yakni memperingati Isra Miraj.

Jadi teruslah belajar untuk hal baik, karena ukhrawi itu sungguh tidak ternilai dibanding duniawi.

Kamis, 08 Juni 2017

Day 13


Mengenai seorang sahabat rasul yang ketika gigi nya rasul tanggal dia pun sengaja menanggalkan nya hanya demi ingin sekali mengikuti rasul. Diatas merupakan pembuka yang memberitahukan kepada kita bagaimana kita harus cinta kepada Rasululloh SAW.

Dalam surat al Lail ayat 5-11 disini betul betul menceritakan bagaimana solusi untuk dipermudahkan segala urusannya. Hampir seluruh orang memiliki doa yang sama yakni agar dipermudah urusannya dunia dan akhirat.

Al Lail ayat 5 - 11 ( 5. Maka barangsiapa memberikan (hartanya dijalan Allah ) dan bertakwa; 6. Dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga) ; 7. maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan) ; 8. Dan apapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah ) ; 9. Serta mendustakan (pahala ) yang terbaik ; 10 maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan); 11. dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.


intinya bro, belajar lah untuk terus bersedekah dan meminta sama Allah akan apa yang kita inginkan baik yang kita harapkan di dunia maupun akhirat. Apabila kita kikir bakhil maka pastilah rezeki serta permasalahan yang kita punya akan sulit didapat. Ini sudah ditegaskan dalam ayat ini, maka sebaiknya jika kita banyak masalah maka segeralah bersedekah. 

Rabu, 07 Juni 2017

Day 12


Kita semua adalah ikhwah (bersaudara),
boleh kita ingin masuk menjadi muhammadiyah, boleh masuk NU . Tetapi jangan sampai terlalu ekstrimis. Islam kita adalah Islam rahmatan lil alamin.
Beda halnya dengan syiah dan ahmadiyah, itu sudah jelas bukan umat nabi Muhammad SAW.
Syiah mempercayai bahwa seharusnya yang diturunkan wahyu itu kepada Ali, bukan kepada Rasul.

maka pererat lah persaudaraan, islam yang rahmatan lil alamin.


Zakat adalah suatu hal yang wajib dilaksanakan. Banyak sekali hal yang harus kita perdalami terkait dengan hak hak yang harus di zakatkan, Seperti zakat harta, zakat mal, zakat pertanian dsb.
Dengan memperhatikan hitungan 1 haul nya, maka wajiblah berzakat.


maaf, jika masih ada kekurangan dalam penjelasan. Ini hasil yang gw ingat....

Selasa, 06 Juni 2017

Day 11

Ada makna diantara kata yang menentukan sajak pertama sampai terakhir apakah dapat memberikan korelasi hikmah.

Yup, hari ke 11 berarti udah masuk nih ke 10 hari kedua di bulan Ramadhan. Dimana yang kita tahu bahwa 10 hari kedua merupakan maghfiroh. Maghfiroh yang berarti pengampunan. Waktu shubuh sih ditekan kan untuk tidak bercanda di bulan Ramadhan, manfaatkan lah sebaik baiknya seolah ini menjadi puasa terakhir kita. Mendengar kalimat ini sebenarnya ada yang janggal di otak gw. Realita sudah sering terlihat bahkan oleh para pembaca, saya yakin. Beberapa diantaranya : Salat tarawih yang semakin maju syaf nya, serta sudah banyak orang yang tidak berpuasa berani mengumbarnya di area area makan pinggir jalan. Bener kan?
Bulan ramadhan, merupakan bulan penuh ampunan. Perbanyaklah istighfar di dalam setiap keadaan. Sesederhana ini bisa kita lakukan, tapi pasti akan banyak sekali godaannya untuk tidak mengucapkan istighfar.
Saya kembali mencoba mengutip tulisan dari Republika online yang ditulis oleh P Imran Natsuri Lc yakni :
Ramadhan disebut bulan penyucian diri, karena di bulan ini Allah mencurahkan rahmat dan maghfirah-Nya kepada setiap hamba yang menunaikan ibadah puasa dengan keimanan dan mengharap pahala dari-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam hadits:

Dari Abu Hurairah RA Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala diampuni baginya dosa-dosa masa lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah adalah suri tauladan bagi seluruh umat, dimana kita ketahui bahwasanya Rasulullah senantiasa mengajarkan manusia pada kebaikan, kita tahu bahwasanya Beliau adalah seorang hamba yang sudah diampuni setiap dosa selama masa hidupnya, akan tetapi beliau senantiasa memohon ampunan kepada Allah, bahkan Rasulullah setiap harinya beristighfar (memohon ampunan) kepada Allah sebanyak 70 sampai 100 kali dalam sehari sebagaimana dijelaskan dalam dua hadis shahih :

Dari Abu Hurairah RA berkata, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Demi Allah. Sungguh aku selalu beristighfar dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali.” (HR  Bukhari).

Rasulullah SAW bersabda, “Wahai sekalian manusia. Taubatlah (beristigfar) kepada Allah karena aku selalu bertaubat kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR  Muslim).

Seperti itulah istighfar Rasulullah SAW sebagai manusia yang sudah diampuni setiap dosa selama hayatnya, maka sungguh harus ribuan bahkan jutaan kali kita memanjatkan istghfar kepada Allah karena diri kita penuh dengan tumpukan dosa yang dilakukan siang dan malam, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits Qudsi:

Allah berfirman dalam hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di waktu siang dan malam, dan Aku mengampuni dosa-dosa itu semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku, pasti Aku mengampuni kalian.” (HR  Muslim ).

Sungguh maghfirah itu sangat luas dan sangat dekat asalkan kita mendekatkan diri kepada-Nya dengan melaksanakan segala perintah dan manjauhi setiap larangan-Nya.

Ketika Allah menjelaskan bahwasanya kita selaku manusia sering melakukan dosa siang dan malam, maka Allah memerintahkan kepada Rasulullah untuk mengajarkan sebuah doa yang dianjurkan untuk dibaca siang dan malam hari yang masyhur dengan sayyidul istighfar, sebagai doa pengakuan atas setiap dosa dan mengharapkan ampunan dari-Nya.

“Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbi, faghfirliy fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta”

 [Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau].” (HR. Bukhari).

Harus diketahui bahwa ada tiga syarat dalam taubat; pertama, kita harus meninggalkan maksiat, kedua, kita menyesali maksiat, dan ketiga, ‘azam (tekad) yang kuat untuk tidak mengulanginya.

Jadikanlah kesempatan Ramadhan tahun ini sebagai sarana untuk meraih maghfirah Allah Swt. Sehingga kita berharap menjadi hamba yang suci dari dosa.

Wallahu a'lam.
Menurut gw
yuk kita perbanyak istighfar
Ramadhan jangan disia sia kan,,,

yuk semangat ....

Day -10

Sepuluh hari pertama telah usai menandakan pekan pertama di bulan Ramadhan berhasil dilewati. Doa penuh harap agar segala hal baik yang dilakukan di pekan pertama menjadi awalan amalan pahala yang dihitung baik dikemudian hari. Pernyataannya sudah jelas bahwa 10 hari pertama di bulan ramadhan (saya lebih enjoy bilang pekan walau salah kaprah) merupakan 10 hari yang penuh akan "rahmat".
Gw sendiri berasa banget apa yang didapatkan di 10 hari pertama penuh dengan hikmah.  Terlebih isu Indonesia yang dijadikan pokok untuk dijadikan rahmat yakni pesan Pancasila. Betul, karena tanggal 1 Juni 2017 Presiden Republik Indonesia menjadikannya hari lahir Pancasila. Banyak meme meme bertebaran yang menyebutkan saya Pancasila. Padahal gw yang awam dalam pancasila mencoba mencari tahu apa sih sebenarnya rumusan pancasila itu digagas. Gw mencoba mengutip tulisan Ust Salim A Fillah berikut ini :
PANTJA-SILA dan AL MAQASHID
"Seorang kawan ahli bahasa". demikian konon dikatakan Ir.Soekarno dalam pidatonya di hadapan Sidang BPUPKI 1 Juni 1945, "Menyarankan agar kelima pokok hal ini disebut Pancasila".
Pidat Bung Besar, rahimahumullah, kala itu memang menjawab pertanyaan Dr. Radjiman Wedyodiningrat, Sang Ketua, yakni jika nanti negara kita berdiri, diatas dasar apakah ia akan tegak?
Kawan ahli bahasa itu tentu saja adalah Mr.M. Yamin. Tokoh dahsyat yang mengemukakan gagasan kesatuan Indonesia-nya dengan membesar-jayakan Majapahit hingga tokoh Gajah Mada-pun wajah ilustrasinya meminjam potret beliau.
Sesederhana itukah lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945?
Tentu saja tidak.
Pancasila rumusan Bung Karno meletakkan kebangsaan sebagai sila pertama dan ketuhanan sila terakhir. Lengkapnya adalah sebagai berikut :
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang berkebudayaan
Sehari sebelumnya pada 31 Mei, Mr Soepomo mengajukan rancangan lain :
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan bathin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat
Adapun gagasan Mr. M Yamin pada 29 Mei berisi :
1. Peri kebangsaan
2. Peri kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan sosial
Kesemua rumusan ini berbeda dengan yang akan ditetapkan sebagai Dasar Negara pada 18 Agustus 1945. Untuk diketahui, selain Ir. Soekarno, Panitia Sembilan Perumusan Dasar Negara sebagai amanat PPKI yang menghasilkan piagam Djakarta beranggotakan pula Drs. Moh Hatta, KHA Wahid Hasyim, Prof. KH Abdul Kahar Muzakkir, H. Agus Salim, Abikusno Tjokrosuroso, Ahmad Subardjo, Mr M Yamin dan A.A Maramis. Dari kentalnya komposisi "Ulama dan Zu'ama ini, tak heran bahwa yang disahkan kemudian -sebelum insiden dihapusnya 7 kata- adalah :
1. Ketoehanan dengan kewadjiban mendjalankan sjari;at islam bagi pemeloek-pemeloek nja
2. Kemanoesiaan jang adil dan beradab
3. Persatoean Indonesia
4. Kerakjatan jang dipimpin oleh hikmat, kebidjaksanaan dalam permoesyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seloeroeh Rakjat Indonesia


Dari tulisan diatas setidaknya menjelaskan bahwa ada peran Ulama dalam merumuskan pancasila. Bahkan ada yang dikaitkan dengan ayat Al Quran di setiap sila nya.

Minggu, 04 Juni 2017

Day 9

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit 

Mengutip tulisan dari Ust Fuad
Mengunjungi dan menjenguk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara yang senasab, sahabat dan lain sebagainya. Menjenguk orang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Ta’ala, kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya.
⁠Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya.
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:
إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.
Apabila seseorang menjenguk saudaranya Чαπƍ muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).
Terakhir, hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit:
لاَ بَأْسَ طَهُورٌ اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ
Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh.” (HR. al-Bukhari).
Atau doa:
أَسْأَلُ اللَّهَ العَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ
Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu.” (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud)


 Semoga ayahanda Sugiono (Bapaknya RD1) Bisa segera sembuh pasca operasi Jantung By Pass

Day 8

Ada beberapa kalimat hari ini yakni :
1. bagaimana kita belajar menyeimbangkan suatu hal baik untuk kedua keluarga kita
2. Belajar tentang cara menghargai waktu sehingga bisa menemukan berbagai hal potensial di hari hari yang dilewati
3. Belajar untuk kerja keras, cerdas dan efektif dalam membangun impian kelak.
4. Terus bersyukur, karena kita semua  pasti selalu merasa kurang dan selalu merasa paling benar ketika berdialektika dalam adab diskusi keseharian kita.

Day 7

Alhamdulillah hari ke 7 aja,,,

ada hikmah nih,,,

Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani sesorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan. 

Hikmah ini yaitu tips agar orang tidak mudah bangkrut :
1. Perbanyaklah memohon maaf, karena akan percuma apabila kita rajin salat, rajin mengaji rajin bersedekah tapi suka marah2, suka membenci, dengki, mengghibah, maka segeralah memohon maaf kepada orang sekitar, tetangga atau orang orang terdekat.
2. Birrul walidain kepada orang tua dan mertua (apabila sudah menikah), kalo ingin hidup bahagia jangan lah mendahulukan suami, istri atau anak , tapi utamakan lah orang tua. Harus selalu berdoa untuk bisa selalu membahagiakan orang tua.
3. Perbanyaklah sedekah ketika miskin (penuh keterbatasan), maka Allah akan membalasnya dengan memberi rezeki dengan cara yang tidak di sangka sangka. Perbanyaklah sedekah setiap hari, itu akan menjadikan lebih baik agar bisa terus berinfaq. Orang yang berinfaq pasti cita citanya dikabulkan oleh Allah SWT. Segala sesuatu meminta doa kepada Allah alangkah baiknya dengan diimbangi dengan sadaqah yang rajin agar segera dikabulkan. 
4. Siapa yang rezekinya sempit, gajinya tidak cukup tolong Jangan pernah berhutang! ketika berada di situasi sulit yang memaksa harus berhutang maka bersedekahlah dengan sisa rezeki yang ada dan ikhlas, maka Allah SWT akan memberi rezeki dengan cara yang tak pernah di sangka sangka


Semoga bisa menjadi pengingat untuk kita semua,,,

Keep Seterong!!!

Jumat, 02 Juni 2017

Day-6


Alhamdulillah masih bisa menikmati liburan,,,
gak banyak yang bisa ditulis disini,,karena offside tidurnya...

Informasi shubuh hari, sang pemberi informan mengajak bapak dan ibu2 yang datan ke mesjid untuk "KAWIN". Kawin disini bukan yang dimaksud umum oleh banyak kalangan orang. KAWIN memiliki singkatan yang cukup menarik. Tapi sepertinya gw hanya ingat beberapa saja. Mohon dimaafkan ya.
K yang pertama adalah Kurangi dosa di bulan Ramadhan. Ya betul sekali sang pemberi informan menyarankan untuk setiap malam di bulan Ramadhan melakukan salat taubat. Dosa dosa kecil mah bisa dihapus dengan melakukan salat dan amalan lainnya, namun apa dosa besar dengan mudah bisa dihapus? Maka kita harus bertobat dan mengurangi dosa di Bulan Ramadhan (Suatu hal yang cukup sulit dilakukan menurut gw, karena sekecil apapun pasti ada peluang kita untuk berbuat dosa apalagi di bulan ramadhan ini cukup banyak godaannya, kudu kuat sabarnya)
A yang kedua adalah Ayo banyak membaca Al Quran di bulan Ramadhan. Allah SWT memberikan banyak sekali Gift di bulan ini, ga hanya Erafone or Samsung aja yang ngasih gift, mereka mah gift duniawi, tapi Allah SWT memberikan Gift akhirat buat kalian yang mau baca Al Quran. Karena untung nya berkali kali lipat lho.
W yang ketiga adalah dan gw lupa kelanjutannya. Mudah mudahan besok inget.
Hari ini ga banyak hikmah, tapi ada sedikit sih mengenai memilih makanan. Gw punya konsep sederhana mengenai makanan, bukan masa karena ikut hits atau engga tapi kejelasan harga dan rasa menjadi daya tarik utama buat gw. Karena kuatiti tidak menjadi arti, gw lebih milih masalah kualitaas makanan yang bisa dimakan, Karena gw punya pengharapan akan setiap makanan yang dimakan apabila nikmat berarti ada keberkahan dari uang yang dibayarkan untuk setiap makanan. Kadang kita cuma belanja untuk hal yang disebut "PITA' {Pi taien) in bahasa sunda adalah semua yang di beli bakal jadi ee(feses), ga abadi. Ya itulan hidup kadang kita bekerja keras cuma buat membeli sesuatu yang output akhirnya berupa feses akan tetapi termakan gengsi moderate akan kebanggaan. Jadi makan karena bangga bukan karena barokah. Bahaya euy,,,apalagi PERSIB kalah.Sedih gw....


So semangat buat besok, semoga banyak cerita seru yang bisa dibagi

Kamis, 01 Juni 2017

Day 5


Nyaris gw lupa buat nulis hari ke 5, lagi lagi sedikit sih yang bisa di share.
Intinya dihari kelima diingatkan akan  beberapa hal. Tentang bagaimana kita memanfaatkan peluang di Bulan Ramadhan ini dengan sepenuh hati. Semenjak kita hidup sampai suatu saat jika ada umurnya kita akan tua. Kita harus memiliki tujuan amalan sosial yang bisa diterapkan. Contohnya adalah seperti membuka TPA, memebuka pengajaran bahasa Arab dan sebagainya. Yang pada intinya suatu investasi kebaikan yang disiapkan untuk akhirat kelak. Bahkan sang penceramah bilang bahwa imam besar mesjid Istiqlal "Prof Nazarudin Umar" merupakan anak murid dari muridnya KH Hanafie Tamam, bayangkan deh ketika ilmu bisa turun temurun di amalkan itu bisa ngalahin investasi dunia yang kita punya, karena yang ditawarkan untuk didistribusikan adalah ilmu bukan harta.
Gw jadi ngebayangin mumpung belum 30 tahun, harus mateng nih kumpulin metode apa yang mau dilakukan nanti jelang waktu 30-40 , 40-50, dan 50-60. Umur umat nabi Muhammad SAW pada umumnya antara 60-70 tahun.
Oh ya hari ini gw tetep olahraga bultang, ternyata gw baru kuat 30 menit sebelum buka. Hanya karena kemampuan, gw coba tapi ya gamau maksain, so maen semampunya aja yang penting fisik tetap terjaga.
Tapi ada hikmah kebersamaan disini, buka puasa dengan teh manis panas dan beberapa gorengan bisa memberikan dampak siginfikan untuk bisa bermain beberapa pertandingan sampe menunngu isya dan tarawih...


Udahlah ga banyak momen hari itu....

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...