Nyaris gw lupa buat nulis hari ke 5, lagi lagi sedikit sih
yang bisa di share.
Intinya dihari kelima diingatkan akan beberapa hal. Tentang bagaimana kita
memanfaatkan peluang di Bulan Ramadhan ini dengan sepenuh hati. Semenjak kita
hidup sampai suatu saat jika ada umurnya kita akan tua. Kita harus memiliki
tujuan amalan sosial yang bisa diterapkan. Contohnya adalah seperti membuka
TPA, memebuka pengajaran bahasa Arab dan sebagainya. Yang pada intinya suatu
investasi kebaikan yang disiapkan untuk akhirat kelak. Bahkan sang penceramah
bilang bahwa imam besar mesjid Istiqlal "Prof Nazarudin Umar"
merupakan anak murid dari muridnya KH Hanafie Tamam, bayangkan deh ketika ilmu
bisa turun temurun di amalkan itu bisa ngalahin investasi dunia yang kita
punya, karena yang ditawarkan untuk didistribusikan adalah ilmu bukan harta.
Gw jadi ngebayangin mumpung belum 30 tahun, harus mateng nih
kumpulin metode apa yang mau dilakukan nanti jelang waktu 30-40 , 40-50, dan
50-60. Umur umat nabi Muhammad SAW pada umumnya antara 60-70 tahun.
Oh ya hari ini gw tetep olahraga bultang, ternyata gw baru
kuat 30 menit sebelum buka. Hanya karena kemampuan, gw coba tapi ya gamau
maksain, so maen semampunya aja yang penting fisik tetap terjaga.
Tapi ada hikmah kebersamaan disini, buka puasa dengan teh
manis panas dan beberapa gorengan bisa memberikan dampak siginfikan untuk bisa
bermain beberapa pertandingan sampe menunngu isya dan tarawih...
Udahlah ga banyak momen hari itu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar