Selasa, 20 Juni 2017

Day 26


Sebaik-baiknya seseorang yang hidup di bumi ini adalah yang bermanfaat. Agak tipis memang kata bermanfaat dengan menguntungkan. Karena kedua kata ini memiliki makna positif yang tupoksi nya jelas membahagiakan orang lain.
Materi hari ini disampaikan oleh Ust Apud Kusaeri M.Pd, beliau menyampaikan beberapa hal yang di sampaikan pada kesempatan ini. Penekanan disini adalah dimanapun kita bekerja cobalah bermanfaat untuk orang lain, insyaallah. Terkait kondisi diri bisa dinilai bermanfaat atau tidaknya, yakni ketika dia datang ada suasana beda, ketika ditunggu sangat ditunggu sekali harapan beliau untuk hadir. Saking bermanfaatnya beliau.
Ilustrasi sederhana misal ketika kita kedatangan ketua,pemimpin, atasan, bahkan gubernur atau presiden kita pasti benar-benar mempersiapkan semua halnya dengan total. Tapi terkadang kita tidak adil menyambut ramadhan, apalagi sudah memasuki 10 malam hari terakhir. Habluminannas lebih penting dibanding Hablumminallah. Seharunya ada titik seimbang antara keduanya. Maka kebermanfaatan orang yang ditunggu ini menjadi satu keadaan baik sehingga bisa merubah suatu keadaan menjadi lebih baik.
Ada salah satu kisah perawat yang ada di daerah Kalimantan. Posisi nya di pulau kecil dipinggir bawah kaki pulau. Bahkan ketika harus menyebarangi lautan untuk mengobati serta merawat orang yang sedang sakit tersebut. Bahkan dijuluki dokter Apung. Uniknya ibu ini tidak hanya memberikan rujukan kepada sang pasien, beliau betul betul mengantar sang pasien sampai ke rumah sakit rujukan. Alasan sederhananya karna harus jelas, banyak pasien yang tidak sampai ke rumah sakit rujukan ini karena tidak tahu alamat bahkan selama perjalanan masih dalam kondisi sakit. Bayangkan perjalanan yang cukup jauh dari satu tempat ke titik tersebut untuk sampai rujukan.
Disini, ada hikmah. Yakni kebaikan yang manfaat akan menghasilkan limpahan kebaikan yang juga manfaat. Selain ada batin puas bahagia ketika bisa menolong orang lain serta sang orang yang ditolong oleh Allah SWT melalui perantara dokter/perawat tersebut.
Maka, jadilah orang manfaat.

Insyaallah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...