Senin, 19 Juni 2017

Day 21


Syukur secara lisan terhadap limpahan rahmat dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT.
Nikmat yang didapatkan oleh satu orang dengan orang lain pasti berbeda, jangan iri, tapi yakinlah bahwa setiap nikmat yang kita dapatkan itu adalah nikmat terbaik yang kita dapatkan.

Mari saling mengingatkan tentang keutaman 10 hari /10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Realita serta fenomena masyarakat yang berlaku dari tahun ke tahun selalu dilihat yakni begitu memasuki 10 malam terakhir dibulan ramadhan maka semangat dan konsestrasi kita untuk beribadah mengisi ramadhan baik siang dan malam itu mulai berkurang. Bisa dilihat di siang hari, nuansa ramadhan di awal bulan sangat terlihat, tapi mendekati lebaran (paruh terakhir) kita melihat nuansa ramadhan itu menghilang sudah seperti biasa lagi. Rutinitas orang makan pada siang hari, pekerja-pekerja yang mulai berani membatalkan puasa. Malam nya pun seperti itu bukan lagi meramaikan masjid, tadarus  Al Quran.
Hampir semua tempat fenomena ini tidak bisa dipungkiri.  Marilah saling mengingatkan tentang keutaman 10 malam terakhir ini. Ramadhan belum selesai, puasa pun belum selesai. Karena 10 malam ini yang utama. Kalau malam malam biasa Rasulullah jarang datang ke mesjid namun di 10 malam terakhir Rasulullah SAW mengisi masjid di malam hari. Day 21
Syukur secara lisan terhadap limpahan rahmat dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT.
Nikmat yang didapatkan oleh satu orang dengan orang lain pasti berbeda, jangan iri, tapi yakinlah bahwa setiap nikmat yang kita dapatkan itu adalah nikmat terbaik yang kita dapatkan.

Mari saling mengingatkan tentang keutaman 10 hari /10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Realita serta fenomena masyarakat yang berlaku dari tahun ke tahun selalu dilihat yakni begitu memasuki 10 malam terakhir dibulan ramadhan maka semangat dan konsestrasi kita untuk beribadah mengisi ramadhan baik siang dan malam itu mulai berkurang. Bisa dilihat di siang hari, nuansa ramadhan di awal bulan sangat terlihat, tapi mendekati lebaran (paruh terakhir) kita melihat nuansa ramadhan itu menghilang sudah seperti biasa lagi. Rutinitas orang makan pada siang hari, pekerja-pekerja yang mulai berani membatalkan puasa. Malam nya pun seperti itu bukan lagi meramaikan masjid, tadarus  Al Quran.
Hampir semua tempat fenomena ini tidak bisa dipungkiri.  Marilah saling mengingatkan tentang keutaman 10 malam terakhir ini. Ramadhan belum selesai, puasa pun belum selesai. Karena 10 malam ini yang utama. Kalau malam malam biasa Rasulullah jarang datang ke mesjid namun di 10 malam terakhir Rasulullah SAW mengisi masjid di malam hari.
10 malam terakhir Rasulullah SAW mengencangkan ikat pinggannya. Nabi juga setiap malam mengajak keluarganya untuk itikaf di masjid. Beliau fokus beribadah kepada Allah SWT, meninggalkan keluarganya ketika beritikaf.

Bersungguh - sungguh dalam beribadah adalah suatu kesiapan dalam melakukan kegiatan ibadah terbaik untuk dilaksanakan pada bulan Ramadhan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...