Rabu, 30 Oktober 2013


Momen sumpah pemuda Indonesia
Teruntuk seluruh pemuda di Indonesia, teruntuk seluruh pemuda Indonesia yang pernah menginjakan kaki di negeri asing. Asing akan keberagaman, asing akan perbedaan, asing akan keterasingan serta asing akan budaya kultural yang masuk. Teruntuk para pemuda pemudi yang memiliki kemampuan lebih untuk dalam segi pemahaman bahasa di negara yang disinggahi. Teruntuk semua pengkritik yang siap dikrtik serta kepada semua orang yang selalu rela untuk berubah demi hal baik.

Saya ingin menitip pesan cinta dari negara yang asing akan kebiasaan negara Indonesia.
Cintailah negara Indonesia, meskipun negara Indonesia kecil
Cintailah negara Indonesia, meskipun negara ini hancur
Cintailah negara Indonesia, meskipun negara ini merdeka.
Jadilah seorang Indonesia di negeri orang
Jadilah seorang Indonesia yang ikhlas dan mempertahankan kebudayaan negara ini.
                Jadilah seorang Indonesia yang di dadanya membawa lambang garuda yang bersahaja.
                                Kuatkanlah jiwa Indonesia karena kalian lahir di tanah subur Indonesia
                                Kuatkanlah hati Indonesia  karena orang tua kita di lahirkan di tanah Indonesia
                                Kuatkanlah pendirian Indonesia karena kalian disini membawa nama negara Indonesia.

Dalam momen sumpah pemuda
Dalam penuh rasa sedih akan para pemuda pemudi yang hilang rasa ke Indonesi-an nya
Rasa pedih yang teramat dalam ketika lebih menghormati negara orang dengan penuh hormat dan menghina saudara di negeri dia dilahirkan.
Cinta Indonesia  bukan lisan, cinta Indonesia karena berada di dalam hati kita.
Jadilah Indonesia wahai pemuda pemudi di negeri asing.
Buktikan integritas kita dan bukan seolah olah terjajah kembali, memang bukan negaranya, tapi harga diri serta integritas yang terjajah.

                                                                                                                                                Jepang 30 Oktober 2013

Bismillahirrahmanirrahim,
Konbanwa ….
Maaf penulis baru sempat lagi untuk membuat catatan training di Hazaka Plant. Sebelumnya terimakasih untuk rekan rekan yang sudah membaca upload an terakhir meskipun videona jadi berubah menjadi format 3gp serta me and dorameon belum selesai untuk ditulis.
Penulis coba  untuk mempersingkat kegiatan selama 2 pekan, selama 2 pekan akhir ini kami lebih memfokuskan untuk melakukan isolasi DNA bakteri tanah, melakukan PCR serta sequencing dan juga melakukan cloning DNA bakteri. Seru sih, kita melakukan berkali kali dan akhirnya pun mendapatkan hasil yang Alhamdulillah.
Posisi kami sebagai seorang peneliti dan pelajar sangat serius untuk berusaha keras bagaimana caranya kami bisa mendapatkan data bakteri apa yang ada di tanah rawasari dan bantargebang. Tanpa kita sadari dengan kekuatan penuh, kami bersama melakukan penelitian ini dengan penuh rasa ikhlas dan kesabaran.
Penting nya kami mendapatkan banyak pelajaran teknik lab yang luar biasa disini, terkait hal kecil sampai hal yang besar. Terpenting adalah bagaimana hati kita bermain masuk kedalam hal yang kita teliti, dan juga dalam melakukkannya jangan lupa zikir dan mengingat Allah SWT. Karena semua penelitian yang kita lakukan hanyalah replika ikhtiar seorang manusia. Tapi konsep serta finishing keberhasilan adalah milik ALLAH SWT. So mestinya, kami pun penuh harap dengan berdoa dalam melakukan penelitian ini, memang bagi orang yang lain menganggapnya biasa,namun penelitian kita bisa menjadi penelitian yang cukup bisa membawa harum nama UNJ dan juga Indonesia tentunya.
Satulagi pesan yang coba saya kutip bersamaan dengan ceramah Ustad Yusuf Mansur yang saya tonton via youtube. Semua ketika ada masalah atau tidak, ketika bahagia atau sedih, ketika resah ataupun gelisah, janganlah ALLAH SWT menjadi yang terakhir. Tapi harus menjadi yang palin gutama dari segalanya. Kita suka lupa sebagai seorang peneliti baik mikrobiologi, genetika, zoologi ataupun botani, kita sering lupa bahwa yang kita teliti adalah ciptaan ALLAH SWT. Maka dari itu siapa yangb erhak mengerakan mikroorganisme dan makhluk lainnya kecuali atas kehendak ALLAH SWT.
Penulis coba mengutip dari Sachou (Presiden) Hazaka Plant bapak Masaru Hazaka, ketika ditanya mengapa staf di hazaka plant hanya sedikit. Beliau mengatakan bahwa sanya pekerjaan kami sudah ada yang mengerjakan, manusia sebenarnya tidak kerja. Yang kerja adalah bakteri (mikroorganisme, mikrobiologi/biseibutsu). Jikalau kita merasakan keberadaan biseibutsu pastinya mereka juga akan merasakan dan membantu kita. Maka alam harus terus di jaga, dan biseibutsu lah yang dengan siap melakukan kegiatan kegiatan yang manusia tidak bisa lakukan. Manusia hanya bisa meneliti dan mengembangkan, namun biseibutsu lah yang memiliki peran lebih dalam berbagai hal seperti penguraian sampah, penguraian limbah rumah tangga serta penguraian bahan-bahan yang ada di bumi tanpa kita sadari. Luar biasa kalimat yang filosofis namun penuh arti.
Bagi penulis yang sampai hari ini masih bangga menjadi  umat Islam serta seorang warga negara Indonesia semua akan terasa lebih nyaman dan indah ketika kita lebih dekat dengan sang pencipta biseibutsu tersebut. Kita tidak boleh kalah dari orang Jepang dengan kepercayaannya negara bisa rapi bersih sehat dan warganya sangat bangga akan negaranya.
Untuk semua pembaca, Allah SWT lah yang mengatur cerita hidup kita, jangan lupakan dia sekecil apapun kerja keras kita.
Tetap berzikir
Subhanallah, walhamdulillah, walailaahailallah, allhu akbar.
Shalawat
Allahumma sholi ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayiidina Muhammad.


Ryokan, Miyagi Sendai. Jepang 30 Oktober 2013
Gilang Ainan Drajatmartha, S.Si

Minggu, 20 Oktober 2013

Hari libur akan coba kami ceritakan,
Di tanggal 19-20 oktober 2013, Ryokan, Sendai,
Hari libur adalah hari yang paling bête, dikarenakan kita tidak kemana-mana lagi, bukannya tidak ingin berlibur jalan jalan, kondisi suhu yang membuat kita bête dan juga kondisi hujan yang terus menerus secara merata,  keadaan ini ditambah dengan kita harus mencuci baju sendiri dengan mesin cuci yang tersedia di penginapan dengan membayar 100 yen sekali jalan. Selain itu juga disini ada mesin pengeringnya dengan tarif yang sama pula sebesar 100 yen,  keadaan seru yang membuat saya so tau dalam menjalankan mesin cuci nya, kalo pekan kemaren bisa selesai dan diperas di mesin cuci, namun kali ini salah setiing karena bahasanya kurang paham, jadi gak kering tuh baju, lagipula di sini sinar matahari langka banget. Kulit kita aja kelihatan kering dan sangat berasa kurang vitamin d nih, haha.
Ketika mesin cuci digunakan dan tidak kering , saya ambil keputusan serta spekulasi dengan menggunakan mesin pengering, dan bodohnya saya, saya tidak sempat menguras baju dengan benar, sehingga ketika didalam mesin pengering bajunya tetap basah ditambah dengan air panas sepertinya. Alhasil sampai hari ini masi belum kering. Angina pun takada yang panas.
Tapi yasudah lah keluar dengan ikhlas hari ini 200 yen.
Kegiatan hanya dikamar, merapihkan tulisan, sharing di blog dan juga komunikasi via twitter dan facebook. Mudah mudahan bermanfaat. Dan kalian tau? Kemarena sudah terjadi 2 kali gempa, dan gempa yang kedua malam hari, ka isnin dan irfan terbangun dan mereka berdoa katanya, dan katanya parah, tapi karena saya orang yang terakhir tidur disetiap harinnya, saya tidak merasakannya sama sekali.

Didepan rumah ada festival makanan, tapi karena kondisi hujan dan harganya kurang pas dikantong kami, yah cm liat aja.
Hari libur akan coba kami ceritakan,
Di tanggal 19-20 oktober 2013, Ryokan, Sendai,
Hari libur adalah hari yang paling bête, dikarenakan kita tidak kemana-mana lagi, bukannya tidak ingin berlibur jalan jalan, kondisi suhu yang membuat kita bête dan juga kondisi hujan yang terus menerus secara merata,  keadaan ini ditambah dengan kita harus mencuci baju sendiri dengan mesin cuci yang tersedia di penginapan dengan membayar 100 yen sekali jalan. Selain itu juga disini ada mesin pengeringnya dengan tarif yang sama pula sebesar 100 yen,  keadaan seru yang membuat saya so tau dalam menjalankan mesin cuci nya, kalo pekan kemaren bisa selesai dan diperas di mesin cuci, namun kali ini salah setiing karena bahasanya kurang paham, jadi gak kering tuh baju, lagipula di sini sinar matahari langka banget. Kulit kita aja kelihatan kering dan sangat berasa kurang vitamin d nih, haha.
Ketika mesin cuci digunakan dan tidak kering , saya ambil keputusan serta spekulasi dengan menggunakan mesin pengering, dan bodohnya saya, saya tidak sempat menguras baju dengan benar, sehingga ketika didalam mesin pengering bajunya tetap basah ditambah dengan air panas sepertinya. Alhasil sampai hari ini masi belum kering. Angina pun takada yang panas.
Tapi yasudah lah keluar dengan ikhlas hari ini 200 yen.
Kegiatan hanya dikamar, merapihkan tulisan, sharing di blog dan juga komunikasi via twitter dan facebook. Mudah mudahan bermanfaat. Dan kalian tau? Kemarena sudah terjadi 2 kali gempa, dan gempa yang kedua malam hari, ka isnin dan irfan terbangun dan mereka berdoa katanya, dan katanya parah, tapi karena saya orang yang terakhir tidur disetiap harinnya, saya tidak merasakannya sama sekali.

Didepan rumah ada festival makanan, tapi karena kondisi hujan dan harganya kurang pas dikantong kami, yah cm liat aja.
Hari jumat ada banyak hal yang kami dapat,
Di tanggal itu 18 okt 2013
Banyak sekali diskusi diskusi ringan dengan kang Sakai terkait dengan Jepang dan kondisi di Hazaka Plant. Kang Sakai (31 tahun) single, hehe . beliau sosok yang paling gaul diantara personil d Hazaka lainnya. Tapi yang hebat semua yang bekerja disini mereka punya mobil semua, dan waktu itu sempet melihat mereka gajian amplopnya sangat tipis sekali, tapi gak tau isinya berapa , buktinya mereka hampir semua punya mobil dan sepertinya bukan mobil kantor. 
Di hari itu, kami mengambil sample ulang tanah, dan kami dibebeaskan melakukan pembuatan media utuk mengembangakan bakteri dari sampel dan menggunakan medium apasaja, itu sih singkat cerita.


Belum ada yang menarik, tapi kita diajarkan menggunakan alal PCR yang canggih dan juga uv iluminatornya yang bisa langsung dicetak fotonya, dan hari ini kami menunggu orang Pakistan yang ingin melakukan training juga di Hazaka, tapi kami tunggu sampai sore tak kunjung datang.

Kamis, 17 Oktober 2013

Suhu mulai berubah dari kami datang sekitar 190C sekarang sudah 110C dan besok pagi insyaallah 80C, perjuangan makin berat menggapai Shubuh , tapi harus semangat, ini kayak pake ac tapi ac nya gak dimatiin. Tapi semua kekuasaan Allah SWT jangan lupa ya sob, tetap bersyukur. Di malam ini penulis kembali mengingatkan para pembaca untuk tetap optimis pada mimpi, dan inget moto hidup saya,,,,mungkin yang ikut EO, acara –acara yang ada sayanya pasti tertulis dengan lantang : “Ingatlah waktu karena waktu tidak akan pernah ingat kepada kita”. Itu serius sob dan terbukti dengan beberapa analisis mendalam, bahkan kepribadian yang lemah justru melunturkan mimpi kita untuk semakin hari berlari jauh dari visi hidup kita. Ingat para pembaca yang hari ini membaca harus punya visi hidup ya, karena hidup ini kita yang kerjakan masing masing dan kita punya tanggung jawab sama yang nyiptain kita yakni ALLAH SWT. Doakan ya teman teman pembaca mudah mudahan kondisi penulis dan tim UNJ GO GREEN 2 bisa tetap dalam kondisi sehat meskipun kian hari suhu semakin turun, bahkan jaket anti wind

, anti aer paling anget kalo dipake ke puncak pun tembus disini, kupluk Cuma berfungsi seadanya, kos kaki, bahkan baju yang didobel tidak menutupi kekurang kulit yang didalamnya terdapat beberapa istilah yakni (MPRUK )jadi kangen sama anak anak BBI waktu bermain tentang system eskresi ,semoga kalian makin semangat belajarnya. Yuk kita lanjut apa yang kita lakukan hari ini,
Intiya saja ya kawan, kondisi benar benar dingin,
1.       Kembali membuat media
2.       Menghtung koloni dan menyelamatkan nya dari kontaminasi “Save bactery from contamination” update twitter saya di siang hari.hehe
3.       Mengambil kembali oli yang baru untuk dijadikan media pertumbuhan bakteri tanah.
4.       Menggunakan alat AAS (Atomic Absoprtion Specthofotometri) akhirnya saya melihat langsung data skripsi saya, didalamnya terdapat uji kandungan pB (lead) di tanaman sekitar pekarangan sekolah yang saya ujikan di Lab Analisis Kimia UI. Tapi sekarang Alhamdulillah jadi tau.
5.       Menggunakan Spektrofotmeri(rada beda)
6.       Melakukan isolasi DNA bakteri dari dalam tanah untuk dilanjutkan ke PCR, ELfor dan UV serta plus di Foto, dulu di Sentra BD bayar nih, foto agarosenya.
7.       Melakukan pengamtan bakteri bakteri yang aneh dan siap untuk diinokulasikan didalam media yang sudah dibuat.

Lanjut aja ke curhatnya, seteelah makan malam usai, kami mencoba kembali ke Family mart atau sevel, yakni salah satu mart yang bisa kami beli dengan memilih ingradient sebisanya karena cukup sulit menemukan makanan halal 100% disiini. Mau bagaimana pun juga,,,,astagfirulloh..


Dan kami pun keluar dengan alat tempur dingin yang cukup lengkap mulai dari kos kaki bola, sepatu pantopel, training, baju panjang didobel jaket tebel, shal, sarung tangan dan kupluk. Yang terpenting ketika jalan disuhu dingin sambil mendengarkan MP3 with headset dengan suara cukup keras karena perasaan kita mengikuti alunan music sejenak akan melupakan diri kita bahwa kita sedang kedinginan. Masyallah, bener deh dingin…….besok 80C
Melanjutkan cerita pengalaman yang sempat terhenti satu hari dikarenakan kami harus beradaptasi dengan kondisi angina taifun, dan juga perubahan cuaca yang ada di Sendai, kini penulis coba lanjutkan di hari Rabu 16-10-13 di penginapan dalam kondisi kedinginan. Kondisi hujan deras dan angina cukup besar, so pake payung plastic yang keren itu eh malah patah.

Penulis akan bercerita di tempat kerjaan dalam melakukan penalitan Biseibutsu (mikrobiologi) kita tuh diminta meneliti beberapa bakteri yang ada didalam tanah kaya akan bakteri aerob dan anaerob. Beberapa hal yang dilakukan yakni :
a.       Pick up koloni bakteri dan isolasi
b.      Mengambil single koloni bakteri untuk selanjutnya dilanjutkan ke ekstrak DNA
c.       Analisis ICP MS, Atomic Absoprtion, Spektrofotometri dan PH EC.
d.      Melakukan bagaimana cara memaintenance PH meter (kalibrasi)

Secara deskriptif akan dijelaskan yakni pertama melakukan sterilasasi tooth pick (tusuk gigi) dibungkus dengan alumunium foil lalu disterilisasi didalam autoklaf. Selanjutnya melakukan delution dari beberapa sampel yang ditandai beberapa yakni dengan kode RKB-2, HO1, M4-6,HO13,I-1, HO4, SK. Sampel ini masing masing diambil 1000µL, sentrifuge diambil supernatanntnya.
PC
 
EC
 
MI
 
BC
 
Bacillus sp, M….., Eschericia coli, Pseudomonas sp yang berfungsi sebagai bakteri yang akan diuji.

1.



2.


3.


4.
Membuat Basic media untuk dilusi atau pengenceran
Membuat 200 mL basic media. (BM).
Kontennya adalah :
-NaCl                     0,1%      = 0,2 gram
-MgSO4                                0,1%      = 0,2 gram
-Yeast                   0,1%      = 0,2 gram
-Peptone             0,2%      = 0,4 gram
-Agar                     1,5%      = 3 gram
-Aquades                            = 200 ml


Selanjutnya adalah yeast medium agar.
Kontenya adalah :
Yeast 1%
Agar 1,5%                           
Aquades                              =200 mL

Selanjutnya melakukan delutsion.

                                                





Tahap selanjutnya adalah membuat cara pengujian tanah
Cara kerja
1.       Tanah diimbang 5 gram+ 50 mL air aquades, mengaduk hingga rata dan didiamkan selama 1 jam
2.       Kemudian melakukan tes kandungan konduktor dengan cara menggnaan alat khusus untuk menghitung produktifitas. Caranya dengan memberikan solusion kit pada bagian yang ada, kemudian di cuci dengan aquades lalu dimasukkan ke dalam larutan tanah kemudian diihat hasil pengukurannya.
3.       Menghitung pH dengan menggunakan pH meter,
4.       Menghitung biomassa organic setelah tanah dimasukkan ke dalam oven dengan suhu tinggi selama 3 hari.




Ada beberapa kisah yang menarik, Alhamdulillah kondisi ka isnin sudah membaik dan siap untuk “work hard play hard”. Irfan sehat karena makan nasi abis itu roti plus ditambah mi rebus soto jadi anti sakit kayakna, Nabila Alhamdulillah sehat, penulis Alhamdulillah sehat tetap semangat untuk berbagi meski berbau narsis, tapi bau kebaikan ini harus tetap diinformasikan untuk hal yang baik.  


  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...