Kamis, 17 Oktober 2013

Melanjutkan cerita pengalaman yang sempat terhenti satu hari dikarenakan kami harus beradaptasi dengan kondisi angina taifun, dan juga perubahan cuaca yang ada di Sendai, kini penulis coba lanjutkan di hari Rabu 16-10-13 di penginapan dalam kondisi kedinginan. Kondisi hujan deras dan angina cukup besar, so pake payung plastic yang keren itu eh malah patah.

Penulis akan bercerita di tempat kerjaan dalam melakukan penalitan Biseibutsu (mikrobiologi) kita tuh diminta meneliti beberapa bakteri yang ada didalam tanah kaya akan bakteri aerob dan anaerob. Beberapa hal yang dilakukan yakni :
a.       Pick up koloni bakteri dan isolasi
b.      Mengambil single koloni bakteri untuk selanjutnya dilanjutkan ke ekstrak DNA
c.       Analisis ICP MS, Atomic Absoprtion, Spektrofotometri dan PH EC.
d.      Melakukan bagaimana cara memaintenance PH meter (kalibrasi)

Secara deskriptif akan dijelaskan yakni pertama melakukan sterilasasi tooth pick (tusuk gigi) dibungkus dengan alumunium foil lalu disterilisasi didalam autoklaf. Selanjutnya melakukan delution dari beberapa sampel yang ditandai beberapa yakni dengan kode RKB-2, HO1, M4-6,HO13,I-1, HO4, SK. Sampel ini masing masing diambil 1000µL, sentrifuge diambil supernatanntnya.
PC
 
EC
 
MI
 
BC
 
Bacillus sp, M….., Eschericia coli, Pseudomonas sp yang berfungsi sebagai bakteri yang akan diuji.

1.



2.


3.


4.
Membuat Basic media untuk dilusi atau pengenceran
Membuat 200 mL basic media. (BM).
Kontennya adalah :
-NaCl                     0,1%      = 0,2 gram
-MgSO4                                0,1%      = 0,2 gram
-Yeast                   0,1%      = 0,2 gram
-Peptone             0,2%      = 0,4 gram
-Agar                     1,5%      = 3 gram
-Aquades                            = 200 ml


Selanjutnya adalah yeast medium agar.
Kontenya adalah :
Yeast 1%
Agar 1,5%                           
Aquades                              =200 mL

Selanjutnya melakukan delutsion.

                                                





Tahap selanjutnya adalah membuat cara pengujian tanah
Cara kerja
1.       Tanah diimbang 5 gram+ 50 mL air aquades, mengaduk hingga rata dan didiamkan selama 1 jam
2.       Kemudian melakukan tes kandungan konduktor dengan cara menggnaan alat khusus untuk menghitung produktifitas. Caranya dengan memberikan solusion kit pada bagian yang ada, kemudian di cuci dengan aquades lalu dimasukkan ke dalam larutan tanah kemudian diihat hasil pengukurannya.
3.       Menghitung pH dengan menggunakan pH meter,
4.       Menghitung biomassa organic setelah tanah dimasukkan ke dalam oven dengan suhu tinggi selama 3 hari.




Ada beberapa kisah yang menarik, Alhamdulillah kondisi ka isnin sudah membaik dan siap untuk “work hard play hard”. Irfan sehat karena makan nasi abis itu roti plus ditambah mi rebus soto jadi anti sakit kayakna, Nabila Alhamdulillah sehat, penulis Alhamdulillah sehat tetap semangat untuk berbagi meski berbau narsis, tapi bau kebaikan ini harus tetap diinformasikan untuk hal yang baik.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Hari ke 7 Ada pertanyaan untuk apa Puasa? Pertanyaan dari seorang ustad ketika ceramah pada saat sebelum salat tarawih berjamaah di ma...