Melanjutkan cerita pengalaman yang sempat terhenti satu hari
dikarenakan kami harus beradaptasi dengan kondisi angina taifun, dan juga
perubahan cuaca yang ada di Sendai, kini penulis coba lanjutkan di hari Rabu
16-10-13 di penginapan dalam kondisi kedinginan. Kondisi hujan deras dan angina
cukup besar, so pake payung plastic yang keren itu eh malah patah.
Penulis akan bercerita di tempat kerjaan dalam melakukan
penalitan Biseibutsu (mikrobiologi)
kita tuh diminta meneliti beberapa bakteri yang ada didalam tanah kaya akan
bakteri aerob dan anaerob. Beberapa hal yang dilakukan yakni :
a.
Pick up koloni bakteri dan isolasi
b.
Mengambil single koloni bakteri untuk
selanjutnya dilanjutkan ke ekstrak DNA
c.
Analisis ICP MS, Atomic Absoprtion,
Spektrofotometri dan PH EC.
d.
Melakukan bagaimana cara memaintenance PH meter
(kalibrasi)
Secara deskriptif akan dijelaskan yakni pertama melakukan
sterilasasi tooth pick (tusuk gigi)
dibungkus dengan alumunium foil lalu disterilisasi didalam autoklaf. Selanjutnya
melakukan delution dari beberapa sampel yang ditandai beberapa yakni dengan
kode RKB-2, HO1, M4-6,HO13,I-1, HO4, SK. Sampel ini masing masing diambil
1000µL, sentrifuge diambil supernatanntnya.
|
|
|
|



Bacillus
sp, M….., Eschericia coli, Pseudomonas sp yang berfungsi sebagai
bakteri yang akan diuji.
1.
2.
3.
4.
Membuat Basic media untuk dilusi atau pengenceran
Membuat 200 mL basic media. (BM).
Kontennya adalah :
-NaCl 0,1% = 0,2 gram
-MgSO4 0,1% = 0,2 gram
-Yeast 0,1% = 0,2 gram
-Peptone 0,2% = 0,4 gram
-Agar 1,5% = 3 gram
-Aquades =
200 ml
Selanjutnya adalah yeast medium agar.
Kontenya adalah :
Yeast 1%
Agar 1,5%
Aquades =200
mL
Selanjutnya melakukan delutsion.
Tahap selanjutnya adalah membuat cara pengujian tanah
Cara kerja
1.
Tanah diimbang 5 gram+ 50 mL air aquades,
mengaduk hingga rata dan didiamkan selama 1 jam
2.
Kemudian melakukan tes kandungan konduktor
dengan cara menggnaan alat khusus untuk menghitung produktifitas. Caranya
dengan memberikan solusion kit pada bagian yang ada, kemudian di cuci dengan
aquades lalu dimasukkan ke dalam larutan tanah kemudian diihat hasil
pengukurannya.
3.
Menghitung pH dengan menggunakan pH meter,
4.
Menghitung biomassa organic setelah tanah
dimasukkan ke dalam oven dengan suhu tinggi selama 3 hari.
Ada beberapa kisah yang menarik, Alhamdulillah kondisi ka
isnin sudah membaik dan siap untuk “work
hard play hard”. Irfan sehat karena makan nasi abis itu roti plus ditambah
mi rebus soto jadi anti sakit kayakna, Nabila Alhamdulillah sehat, penulis
Alhamdulillah sehat tetap semangat untuk berbagi meski berbau narsis, tapi bau
kebaikan ini harus tetap diinformasikan untuk hal yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar